Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Kehadiran Jokowi di pengadilan mendapat tanggapan dari Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi alias Uki.
Uki menilai Jokowi menghadapi situasi sulit selama polemik ijazah berlangsung. Menurutnya, berbagai langkah yang diambil Jokowi selalu mendapatkan respons negatif dari pihak-pihak yang mempersoalkan dokumen pendidikannya.
"Ketika dia diam, dia difitnah. Ketika dia bicara, dia dicaci-maki. Ketika dia bertindak, dia direndah-rendahkan," ujar Uki.
Ia juga menyoroti keputusan Jokowi hadir langsung di persidangan untuk memberikan kesaksian. Uki bahkan menyebut peristiwa tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah kepresidenan Indonesia.
"Baru kali ini dalam sejarah negeri ini, seorang Presiden (ke-7) harus sebegininya mencari keadilan di negeri ini," katanya.
Uki turut menyoroti penampilan Jokowi ketika mendatangi pengadilan. Menurutnya, mantan kepala negara tersebut hadir dengan penampilan sederhana, hanya mengenakan batik dan kopiah hitam.
"Dia datang ke meja pengadilan dengan batik biasa, kopiah hitam biasa, hanya untuk memperjuangkan haknya," tutur Uki.
Baca Juga: Skakmat Jokowi ke Roy Suryo: Belum Pernah Lihat Ijazah Asli, Kok Bisa-bisanya Bilang Palsu?
Lebih lanjut, Uki mengajak masyarakat melihat Jokowi sebagai warga negara biasa yang memiliki hak untuk memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum.
"Pada akhirnya kita semua melihat bahwa Jokowi adalah orang biasa. Jokowi adalah kita," ucapnya.
Persidangan yang menjerat Roy Suryo dan sejumlah pihak lainnya ini menjadi babak lanjutan polemik ijazah Jokowi. Kehadiran mantan presiden sebagai saksi sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan yang selama ini ramai diperdebatkan di ruang publik kini terus bergulir melalui proses hukum.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: