Saudi Gagalkan Serangan Rudal Houthi ke Riyadh, Gedung Aramco Terdampak
Kredit Foto: Reuters/WANA
Pemerintah Arab Saudi mengklaim berhasil mencegat dua rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman dan mengarah ke ibu kota Riyadh pada Minggu (8/11/2026). Namun, insiden tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada gedung milik perusahaan minyak negara, Saudi Aramco.
Juru bicara koalisi Turki Al Malki menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara Saudi berhasil menghancurkan rudal sebelum mencapai ibu kota. Pencegatan rudal itu juga bahkan diwarnai sejumlah ledakan yang terdengar di wilayah ibu kota.
"Pertahanan udara Saudi telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik yang diluncurkan milisi teroris Houthi ke arah Riyadh," tulis Al Malki melalui media sosial.
Belum diketahui secara pasti fasilitas yang menjadi sasaran kedua rudal tersebut. Namun, sejumlah saksi mata kepada AFP menyebut kawasan distrik keuangan Riyadh turut menjadi target serangan.
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan adalah Menara Aramco yang berada di kawasan tersebut.
Baca Juga: Setelah Jepang dan Korsel, Arab Saudi Pilih Taruh Simpanan Minyak di Singapura
Baca Juga: Konflik Arab Saudi dan Houthi Memanas, Serangan Udara Tewaskan Warga Yaman
"Menara Aramco di KAFD telah menjadi sasaran, itu sudah pasti," kata seorang saksi.
Menyusul insiden tersebut, Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan potensi bahaya kepada warga Riyadh. Masyarakat diimbau segera menuju tempat aman terdekat untuk mengantisipasi risiko serangan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: