Market Indices

OJK Bekukan Perusahaan Modal Ventura Altus Indonesia

Oleh Cipto - Rubrik Finansial

12 Februari 2014 15:01:00 WIB

WE.CO.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha perusahaan modal ventura PT Altus Indonesia sejak akhir Januari 2014 karena tidak memenuhi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Perusahaan Modal Ventura.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) II OJK, Dumoly F Pardede dalam keterangan tertulis melalui laman resmi OJK, Rabu (12/2/2014) menyebutkan, OJK juga membekukan kegiatan usaha perusahaan modal ventura (PMV) PT Dian Bhuana Sejahtera Ventura sejak 27 Januari 2014 dengan alasan sama dengan PT Altus Indonesia.

Pembekuan kegiatan usaha PT Altus Indonesia yang berlokasi di Jakarta berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor S-15A/NB.2/2014 tanggal 27 Januari 2014. Sementara pembekuan kegiatan usaha PT Dian Bhuana Sejahtera Ventura yang juga berlokasi di Jakarta, berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor S-15B/NB.2/2014 tanggal 27 Januari 2014.

Dua perusahaan tersebut tidak memenuhi ketentuan Pasal 42 ayat (2) huruf b Peraturan Menteri Keuangan Nomor 18/PMK.010/2012 tentang Perusahaan Modal Ventura yaitu "PMV wajib menyampaikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik kepada Menteri Keuangan paling lama empat bulan setelah tahun buku berakhir".

Dengan dibekukannya kegiatan usaha dua perusahaan PMV itu maka perusahaan tersebut dilarang melakukan kegiatan usaha, kecuali untuk pemenuhan ketentuan Pasal 38 ayat (1) PMK Nomor 18/PMK.010/2012.

Foto: SY

Recomended Reading

Executive Brief

Citi Indonesia salurkan dana sebesar Rp 10,9 miliar kepada lima lembaga mitra.

OJK: Kebijakan pembatasan suku bunga dana bank tidak akan buat bank kesulitan likuiditas.

OJK jajaki kerja sama dengan Kemendagri untuk lakukan pengawasan lembaga keuangan mikro.

Panin Sekuritas optimis kinerja pada 2014 membukukan hasil positif.

OJK kaji definsi baru untuk keberadaan bank asing di Indonesia.

Bank Mandiri luncurkan layanan mikro terpadu bernama Layanan Mandiri Mikro Sejahtera.

OJK akan terus dorong layanan jasa keuangan mikro terpadu.

Firmanzah prediksi pada satu tahun ke depan perekonomian Indonesia alami sejumlah tantangan.

Bank Mandiri targetkan penurunan tingkat kredit bermasalah.

KPPU antisipasi potensi terjadinya tindakan kartel dalam penurunan suku bunga deposito.

Menkeu: APBN 2015 disusun penuh kehati-hatian untuk hadapi potensi risiko perekonomian global.

Bank QNB Kesawan komitmen dukung perkembangan sektor perbankan dan keuangan Indonesia.

Sharif Sutardjo ajak dunia internasional berikan perhatian terhadap sumber daya kelautan.

Hipmi sarankan pelaku UKM di Riau buat kemasan produk yang bagus.

ADB setujui program pinjaman 400 juta dolar AS untuk bantu Indonesia perbaiki iklim investasi.

ASEAN diminta untuk belajar dari kegagalan Masyarakat Ekonomi Eropa yang terapkan euro.

Dinar dan dirham dinilai paling ideal untuk menjadi mata uang tunggal ASEAN.

Perbanas: Konsolidasi perbankan akan mampu hasilkan bank yang lebih kuat.

Garuda Indonesia hapus airport tax mulai bulan Oktober 2014.

Kemendag buka peluang usaha bagi TKI di Taiwan.

Entertainment & Life Style

30 September 2014 - Buku

PTPP Bayarkan MTN Sebesar Rp 530 Miliar

29 September 2014 - Entertainment & Life Style

Wanita Sering Bayangkan 10 Fantasi Seks Ini

29 September 2014 - Olahraga

Benitez Lega Napoli Mampu Kalahkan Sassuolo