Portal Berita Ekonomi Minggu, 28 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:36 WIB. London - Diego Costa menutup peluang bermain di China setelah memutuskan bertahan di Chelsea.
  • 20:01 WIB. Wagub Jabar - Telah berpulang ke Rahmatullah mantan Wakil Gubernur Jawa Barat H. Aboeng Koesman Somawidjaja pada Sabtu (27/5) malam.
  • 19:19 WIB. Vlog - Kaesang buat Vlog berjudul #BapakMintaProyek sindir anak pejabat yang meminta proyek kepada orangtuanya.
  • 19:18 WIB. BIN - Ketua Budi Gunawan serukan perang terhadap terorisme.
  • 19:18 WIB. BIN - Ketua Budi Gunawan sebut Indonesia jangan seperti Irak dan Suriah.
  • 18:25 WIB. Filipina - Otoritas Filipina: Sekitar 2000 penduduk terjebak dalam pertempuran antara militer dan militan di sebelah selatan kota Filipina.
  • 18:20 WIB. Portugal - Organisasi amal Portugal galang aksi kumpulkan makanan untuk orang miskin.
  • 18:17 WIB. Maroko - Otoritas Maroko tahan 20 orang menyusul bentrokan yang terjadi antara polisi dan demonstran di kota bagian utara, Al Hoceima.
  • 18:15 WIB. Turki - Militer Turki eksekusi 13 gerilyawan Kurdi di Irak utara.
  • 18:14 WIB. Bom Manchester - Kepolisian Inggris keluarkan foto pelaku bom bunuh diri di Manchester.
  • 18:12 WIB. China - China kecewa dengan pernyataan G7 terkait dengan isu Laut China Timur dan Selatan.

Laba Prodia Meningkat 49,3 Persen pada 2016

Foto Berita Laba Prodia Meningkat 49,3 Persen pada 2016
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Prodia Widyahusada Tbk membukukan laba bersih meningkat 49,3 persen menjadi Rp88,13 miliar pada 2016 jika dibandingkan tahun 2015 seiring dengan pendapatan yang juga tumbuh.

"Tahun 2016 dapat kami lalui dengan kinerja baik, dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang positif, termasuk berhasilnya Prodia mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Hal ini terwujud berkat dukungan dari tim dan seluruh pemangku kepentingan di Prodia," kata Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (18/3/2017).

Ia menambahkan bahwa 2016 merupakan tahun yang sangat penting bagi Prodia yang berkomitmen memberikan kinerja positif bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan pasca pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) pada awal Desember 2016.

Sementara itu tercatat pada 2016 pendapatan perseroan meningkat sebesar 13,4 persen menjadi Rp1,358 triliun dibandingkan tahun 2015. EBITDA perseroan juga meningkat 19,3 persen di tahun 2016 dan EBITDA margin 15,4 persen.

"Kinerja positif ini ditopang dengan bertambahnya jejaring layanan yang telah menyebar di 31 provinsi di Indonesia," paparnya.

Dewi Muliaty mengatakan bahwa pihaknya akan terus memperluas jejaring layanan dengan menjalankan inisiatif strategis untuk memperkuat daya saing. Hingga akhir tahun 2016, Prodia telah memiliki jejaring layanan sebanyak 259 gerai Prodia, terdiri dari 129 laboratorium klinik (termasuk empat di antaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik Prodia Health Care/PHC), satu PHC stand alone, dua klinik khusus, sembilan laboratorium Rumah Sakit, dan 118 Point of Care (POC) Service di klinik dokter yang tersebar di 31 provinsi dan 106 kota di Indonesia.

Ia juga mengatakan bahwa pasar kesehatan di Indonesia masih terbuka luas. Frost and Sullivan memperkirakan pasar tes laboratorium swasta di Indonesia berada pada kisaran 615 juta dolar AS pada tahun 2015 dan menjadi 817 juta dolar AS pada tahun 2017 atau bertumbuh dengan CAGR sebesar 15,2 persen.

"Pertumbuhan pasar laboratorium swasta ini akan menjadi salah satu pertumbuhan yang tercepat pada industri kesehatan di Indonesia," katanya.

Sejalan dengan rencana IPO, lanjut dia, dalam rencana ekspansi lima tahun mendatang perseroan akan menambah dua laboratorium rujukan berskala regional di Sumatra dan Jawa, 33 laboratorium klinik dan 12 Klinik khusus yang baru. Selain itu juga penambahan 20 POC Service dan lima laboratorium Rumah Sakit per tahun.

Dalam lima tahun mendatang, Dewi Muliaty menambahkan bahwa Prodia menargetkan tetap menjadi pemimpin di laboratorium swasta dan menjadi referensi laboratorium di seluruh Indonesia dengan konsep pelayanan wellness healthcare yang berbasis pengelolaan kesehatan individu (personalized medicine) bagi pelanggan umum di klinik PHC dan klinik khusus Prodia Children Health Centre (PCHC), Prodia Womens Health Centre (PWHC), dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). (Ant)

 

Tag: prodia, Bursa Efek Indonesia (BEI), Dewi Muliaty

Penulis: ***

Editor: Dewi Ispurwanti

Foto: Prodia.co.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,563.12 3,526.98
British Pound GBP 1.00 17,216.98 17,042.92
China Yuan CNY 1.00 1,944.89 1,925.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,361.00 13,229.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,932.57 9,827.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,714.53 1,697.57
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.67 9,544.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,957.64 14,808.54
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,125.38 3,090.89
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.15 11,847.57

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5716.815 13.382 547
2 Agriculture 1803.514 0.219 21
3 Mining 1365.142 8.539 43
4 Basic Industry and Chemicals 617.827 0.932 66
5 Miscellanous Industry 1478.993 4.609 42
6 Consumer Goods 2523.638 -9.955 40
7 Cons., Property & Real Estate 495.589 0.371 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.860 19.515 59
9 Finance 913.941 0.109 89
10 Trade & Service 898.255 3.266 124
No Code Prev Close Change %
1 UNIC 4,030 4,990 960 23.82
2 BMSR 119 146 27 22.69
3 MTSM 304 358 54 17.76
4 HOME 262 300 38 14.50
5 BJBR 1,960 2,240 280 14.29
6 UNIT 246 278 32 13.01
7 NIPS 416 470 54 12.98
8 RANC 426 478 52 12.21
9 AGRS 195 218 23 11.79
10 CASS 770 860 90 11.69
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 198 156 -42 -21.21
2 BSWD 2,340 1,890 -450 -19.23
3 CMPP 139 120 -19 -13.67
4 VICO 320 278 -42 -13.12
5 GSMF 118 104 -14 -11.86
6 DART 388 352 -36 -9.28
7 BVIC 316 292 -24 -7.59
8 GMTD 7,500 7,000 -500 -6.67
9 IDPR 1,330 1,250 -80 -6.02
10 LPIN 1,200 1,130 -70 -5.83
No Code Prev Close Change %
1 INPC 103 99 -4 -3.88
2 SRIL 314 340 26 8.28
3 PGAS 2,460 2,540 80 3.25
4 BUMI 354 366 12 3.39
5 TLKM 4,360 4,470 110 2.52
6 MLPL 246 238 -8 -3.25
7 PBRX 496 498 2 0.40
8 UNTR 24,100 24,575 475 1.97
9 BBCA 17,475 17,575 100 0.57
10 MNCN 1,825 1,880 55 3.01