Portal Berita Ekonomi Senin, 24 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 07:46 WIB. Bengkulu - Kemkumham Bengkulu lakukan tes narkoba pada 185 sipir.
  • 07:38 WIB. Purwakarta - Bupati Dedi mulyadi ancam Camat dan Kades jika tidak salurkan bantuan terhadap orang tidak mampu.
  • 07:26 WIB. Sukabumi - Gempa 5,4 sr guncang Tasikmalaya Senin pagi.
  • 07:24 WIB. Sukabumi - Tingkat hunian kamar hotel di Sukabumi mencapai 98% selama libur panjang akhir pekan.
  • 07:23 WIB. Prancis - Kandidat Presiden Prancis sayap kanan Marine Le Pen berhasil lolos dalam putaran kedua pascaperhitungan hasil cepat.
  • 06:56 WIB. Kemenkumham - Kemenkumham melakukan tes narkoba terhadap 185 sipir di Bengkulu.
  • 06:56 WIB. PMI - PMI bekerja sama dengan BNN melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba bagi kalangan pelajar SMA di Lhokseumawe.
  • 06:45 WIB. Sultra - Gubernur Nur Alam mengatakan komitmen menjadikan tenun sebagai produk kerajinan unggulan di Sulawesi Tenggara.
  • 06:44 WIB. Singapura - Pemerintah Singapura mengirim satu unit kapal perang ke China untuk mengikuti latihan perang bersama.
  • 03:58 WIB. La Liga Spanyol (24/4) - Real Madrid 2 - 3 Barcelona
  • 03:57 WIB. Serie A Italia (23/4) - AC Milan 1 - 2 Empoli
  • 03:57 WIB. Serie A Italia (24/4) - Juventus 4 - 0 Genoa
  • 03:56 WIB. English Premier League (23/4) - Liverpool 1 - 2 Crystal Palace
  • 03:56 WIB. English Premier League (23/4) - Burnley 0 - 2 Manchester United
  • 03:55 WIB. FA Cup (23/4) - Arsenal 2 - 1 Manchester City

Kecilkan Peran Pesantren dan Ulama, Adik Gus Dur Kritik Ilmuwan Barat

Foto Berita Kecilkan Peran Pesantren dan Ulama, Adik Gus Dur Kritik Ilmuwan Barat
Warta Ekonomi.co.id, Jombang -

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid menilai pesantren sebagai lembaga pendidikan sekaligus pembentuk sikap patriotisme dan peran ulama sangat penting dalam sejarah Nusantara.

 

"Kalau tidak ada kiai dan pesantren, maka patriotisme warga Nusantara akan hancur berantakan," katanya saat meresmikan didirikannya Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) di Pesantren Tebuireng, Sabtu.

 

Kyai Nahdlatul Ulama yanga akrab disapa Gus Sholah ini mengungkapkan bahwa rasa kebangsaan mulai tumbuh di kalangan dari luar, dalam Kongres Pemuda II pada 1928. Namun, nasionalisme itu kurang memberi tempat memadahi terkait ke-Islaman. Ia juga mengulas upaya-upaya peminggiran Islam dalam catatan sejarah, misalnya dalam buku berjudul The Idea of Indonesia, A History karya RE Elson tidak ada tempat bagi Islam.

 

Nama KH Hasyim Asyari, KH Ahmad Dahlan dan H Agus Salim tidak tertulis dalam buku itu. Buku karya Ricklefs juga bernada sama. Yang tertulis hanya nama Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto. Adik kandung Gus Dur itu pun mengakui, pandangan dari para sarjana Barat terhadap pesantren mendapat kritikan, namun tanpa peran kiai dan pesantren, Indonesia saat itu bisa hancur.  Terkait tantangan ke masa depan, Gus Sholah melihat bahwa potensi pesantren dalam pendidikan amat besar, tetapi belum termanfaatkan secara baik.

 

"Ada potensi lain yang bisa dimanfaatkan, tapi hampir belum tersentuh, yaitu dalam aspek ekonomi. Inilah salah satu potensi yang akan menjadi bidang garapan dari YP3I dan pihak lain," ujar lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

 

YP3I didirikan oleh belasan tokoh pesantren lintas organisasi masyarakat, cendekiawan lintas kampus, dan beberapa pengusaha muslim. Yayasan tersebut dibentuk untuk menguatkan peran pesantren dalam tiga ranah, yaitu sebagai benteng pembangunan karakter, pembangunan ekonomi umat, dan salah satu pilar kekuatan kepemimpinan bangsa. 

 

Dalam yayasan tersebut, Gus Sholah ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pembina YP3I, sedangkan Ketua Umum YP3I dijabat Marzuki Alie yang merupakan mantan Ketua DPR RI.

Tag: gus dur

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Prasetya.ub.ac.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5664.475 69.169 541
2 Agriculture 1823.242 -21.549 21
3 Mining 1527.258 -9.366 43
4 Basic Industry and Chemicals 604.665 0.747 66
5 Miscellanous Industry 1536.728 81.861 42
6 Consumer Goods 2438.363 10.107 39
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 5.827 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.585 47.100 57
9 Finance 876.611 2.719 89
10 Trade & Service 917.711 9.714 123
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 104 140 36 34.62
2 BGTG 88 117 29 32.95
3 ALKA 131 161 30 22.90
4 ASBI 358 426 68 18.99
5 RANC 412 480 68 16.50
6 HITS 650 745 95 14.62
7 ALMI 170 189 19 11.18
8 BAYU 900 1,000 100 11.11
9 SKLT 780 860 80 10.26
10 ARII 304 332 28 9.21
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 600 472 -128 -21.33
2 HOME 256 212 -44 -17.19
3 BMAS 420 350 -70 -16.67
4 MFIN 1,350 1,150 -200 -14.81
5 TIRA 268 230 -38 -14.18
6 ERTX 184 160 -24 -13.04
7 JKSW 67 59 -8 -11.94
8 CANI 525 464 -61 -11.62
9 INCI 390 350 -40 -10.26
10 NAGA 180 165 -15 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 BNLI 675 695 20 2.96
2 TLKM 4,110 4,420 310 7.54
3 ASII 8,575 9,150 575 6.71
4 SRIL 308 306 -2 -0.65
5 KBLI 645 670 25 3.88
6 RIMO 153 166 13 8.50
7 PRAS 200 198 -2 -1.00
8 KAEF 2,310 2,460 150 6.49
9 BBNI 6,250 6,150 -100 -1.60
10 JSMR 4,510 4,470 -40 -0.89