Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menilai pembebasan tarif Jembatan Tol Suramadu adalah pencitraan yang dilakukan Jokowi untuk merebut suara pendukung Prabowo Subianto di Madura.
"Itu juga salah faktor. Tentu Tim (Jokowi) punya perhitungan. Dulu Pak Prabowo menang di Madura, sekarang supaya kalah bagaimana (caranya)," katanya, di Jakarta, Sabtu (27/10/2018).
Lanjutnya, Ia menilai Capres petahan melakukan segala cara dalam Pilpres 2019. "Ya, tentu menggunakan berbagai cara, termasuk membuat kebijakan yang menguntungkan bagi petahana," jelasnya.
Sambungnya, Ia menegaskan jika kebijakan itu bukan untuk pencitraan, seharusnya sudah diterbitkan sejak lama dan bukan menjelang Pilpres.
"Itu sesuatu yang baik, sekalipun saya anggap bagian pencitraan, mau pilpres. Kenapa enggak dari dulu mau digratiskan. Sekarang masuk tahun politik," tukasnya
Sebelumnya, Presiden Jokowi meresmikan pembebasan biaya tol Jembatan Suramadu, pada Sabtu (27/10/2018).?
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Vicky Fadil