Gerindra Tegaskan Capres Mereka Hanya Prabowo Subianto: Kalau Ada yang Mengaku Artinya Ilegal!
Bursa pencapresan untuk Pilpres 2024 terus jadi sorotan publik. Mengenai hal ini, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta kepada seluruh pengurus partai di daerah untuk mulai mengkampanyekan pose dua jari, sesuai nomor urut Partai Gerindra di Pemilu 2024.
Ia juga mengimbau para kader untuk memasang baliho dan bendera partai sebagai bagian dari sosialisasi.
Hal ini disampaikan Muzani saat menghadiri sosialiasi nomor urut Partai Gerindra sekaligus mengukuhkan Fadullah sebagai Ketua DPD Gerindra Aceh yang baru menggantikan TA Khalid di Banda Aceh.
"Mulai tahun depan seluruh pengurus di semua daerah untuk segera memasang baliho dan bendera dengan nomor urut dua. Kita ingin nostalgia karena itu mengingatkan kita dengan proses pemilu sebelumnya yang identik dengan pose dua jari," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya dilansir dari AKURAT.CO, Rabu (21/12/2022).
Muzani kemudian mengatakan, pergantian kepemimpin partai politik di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota adalah hal biasa. Apalagi saat ini proses pemilu sudah dimulai dengan ditandai penetapan nomor urut peserta pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Tidak ada yang membedakan antara saya dengan pengurus-pengurus di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Karena kita bekerja bersama-sama mengabdi untuk bangsa dan negara. Oleh karena itu, rotasi kepemimpinan adalah hal biasa," ujar Muzani.
Namun demikian, Ketua Fraksi Gerindra DPR RI menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi kepengurusan Gerindra Aceh sebelumnya.
Pengorbanan untuk bangsa dan negara sejatinya harus berlanjut meski kepengurusan yang lama telah berganti dengan kepengurusan yang baru. Serta ketulusan dalam memperjuangkan cita-cita partai yaitu menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden Republik Indonesia.
"Karena yang diperlukan partai ini sejak berdiri 15 tahun lalu adalah keikhlasan dan ketulusan dari orang-orang yang berjuang untuk membesarkan partai di medan perjuangan untuk memenangkan Prabowo presiden. Partai ini lahir dengan keyakinan bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya, tanah yang subur, dan memiliki kemampuan untuk mensejahterakan rakyatnya serta menghilangkan kemiskiman dari bumi Indonesia," tukas Muzani.
Menurut Muzani, untuk bisa mengejar ketertinggalan itu harus dilakukan dengan cara yang efektif yaitu melalui jalur politik. Dan Partai Gerindra meyakini bahwa Prabowo Subianto adalah sosok yang mampu untuk mengembalikan kejayaan Indonesia kembali.
"Sebagai pejuang sejati beliau (Prabowo) tidak pernah lelah untuk memperjuangkan kebaikan. Memang beliau belum berhasil dan terus berjuang tanpa kenal lelah, apalagi menyerah. Itu sebabnya beliau kalah maju lagi, kalah maju lagi. Itulah seorang pejuang sejati. Dan kami meyakini bahwa beliau lah yang akan mengangkat martabat bangsa kita, mengangkat derajat bangsa Indonesia kembali menjadi 'Macan Asia'," tegas Muzani disambut tepuk tangan kader.
Baca Juga: Jika Nasib Proyek Jokowi Termasuk IKN Berada Ditangannya Nanti, Anies Baswedan: Lihat Aja Jakarta
Karena itu, Gerindra dalam Rapimnas beberapa waktu lalu sudah memutuskan bahwa calon presiden dari Partai Gerindra hanya tunggal yaitu Prabowo Subianto.
"Pada Rapimnas 12 Agustus yang lalu kita telah memutuskan bahwa capres Gerindra hanya satu nama, satu itu artinya tunggal, tidak ada nama lain yaitu Prabowo Subianto. Itu adalah keputusan yang sudah disepakati seluruh komponen Partai Gerindra di seluruh Indonesia. Karena itu jika ada orang yang mengaku jadi capres dari Gerindra jelas itu ilegal," jelas Muzani.
Dalam kegiatan ini, Muzani didampingi Waketum Gerindra Sugiono, Gus Irfan Yusuf Hasyim, dan Ketua OKK DPP Gerindra Prasetyo Hadi. Turut hadir Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al Haythar dan jajaran Forkopimda Aceh, serta seluruh jajaran pengurus Aceh di tingkat kabupaten dan kota.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Bayu Muhardianto