Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Ungkap Distribusi MBG Capai 4,5 Miliar Porsi dan Serap Lebih dari 1 Juta Tenaga Kerja

Prabowo Ungkap Distribusi MBG Capai 4,5 Miliar Porsi dan Serap Lebih dari 1 Juta Tenaga Kerja Kredit Foto: Youtube Setpres
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat per hari, dengan total 4,5 miliar porsi makanan yang telah diproduksi dan didistribusikan, serta menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja

Prabowo menjelaskan penerima MBG mencakup anak-anak, ibu hamil, serta lansia yang hidup sendiri dan tidak memiliki pendamping. Menurutnya, skala layanan tersebut menunjukkan kapasitas manajerial dan logistik pemerintah dalam menjalankan program nasional berskala besar.

“Dari Makan Bergizi Gratis program kita saja, hari ini kita telah mencapai 60.200.000 penerima manfaat; anak-anak Indonesia, ibu-ibu hamil, dan orang tua lansia yang hidup sendiri dan tidak ada yang membantu,” ujar Prabowo, dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Prabowo Klaim Efisiensi Anggaran Sudah Capai Rp308 Triliun, Jadi Modal MBG

Ia menyebutkan total produksi dan distribusi MBG telah mencapai 4,5 miliar porsi. Dari jumlah tersebut, terdapat 28.000 kasus gangguan dengan berbagai sebab, yang sebagian besar tidak memerlukan perawatan.

“Dan 28.000 ini dibandingkan dengan 4,5 miliar, statistiknya adalah kalau tidak salah 0,00006,” katanya.

Prabowo menambahkan, hingga saat ini program MBG telah didukung oleh lebih dari 23.000 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pada puncak pelaksanaan, jumlah penerima ditargetkan lebih dari 82 juta orang, dengan lebih dari 30.000 dapur beroperasi di seluruh Indonesia.

“Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Dari MBG saja sekarang sudah lebih dari 1 juta orang bekerja. Di ujungnya akan 1,5 juta orang bekerja tiap hari,” ujarnya.

Baca Juga: Bertemu Prajogo, Aguan, hingga Boy Thohir, Ternyata Prabowo Minta Pengusaha Besar Jangan Akali Regulasi

Ia menjelaskan setiap dapur turut menciptakan efek berganda melalui keterlibatan 5–10 pemasok yang masing-masing mempekerjakan petani, peternak, dan pelaku usaha lokal. Rantai pasok tersebut, menurut Prabowo, mendorong perputaran ekonomi di desa dan kecamatan.

“Ekonomi di desa hidup. Petani sayur, petani ikan, peternak ayam, peternak kambing, peternak susu, semua yakin bahwa hasilnya langsung dibeli,” katanya.

Prabowo menyatakan program MBG juga diklaim mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga, khususnya pada lapisan ekonomi terbawah, sebagaimana dilaporkan kepala daerah dan pelaku usaha kepada pemerintah.

“MBG telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga ini dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan, di lapisan yang paling bawah dari ekonomi kita,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Prabowo, akan terus memperluas cakupan MBG dengan memperkuat standar kebersihan, pengendalian mutu, serta pengelolaan limbah, termasuk melalui pemanfaatan peralatan produksi dalam negeri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: