Perketat Skrining, Bandara Singapura, Thailand dan Malaysia Waspada Penyebaran Virus Nipah
Kredit Foto: Antara/Fauzan
Otoritas Singapura, Thailand dan Malaysia kompak mengambil langkah darurat untuk mencegah penyebaran virus nipah dari India. Hal itu dilakukan dengan memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh di bandara serta memperketat skrining kesehatan bagi pelancong.
Singapura Communicable Diseases Agency menyatakan akan menerapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara untuk penerbangan yang datang dari wilayah terdampak di India.
Baca Juga: Waspada Pandemi Baru, Tetangga Indonesia Minta Pelancong Waspada Virus Nipah
Kementerian Ketenagakerjaan Singapura juga meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba serta melibatkan layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kami juga berkoordinasi dengan mitra untuk memahami situasi lebih lanjut. Upaya sedang dilakukan untuk membangun platform global guna pelaporan sekuens genom kasus yang terdeteksi,” katanya, dilansir Kamis (29/1).
Thailand sebelumnya telah memperketat langkah skrining di bandara. Kementerian Kesehatan Thailand menetapkan area parkir khusus bagi pesawat yang datang dari wilayah terdampak virus nipah dan mewajibkan penumpang mengisi deklarasi kesehatan sebelum melewati imigrasi.
Malaysia juga mengikuti langkah serupa. Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan telah meningkatkan kesiapsiagaan melalui pemeriksaan kesehatan di pintu masuk internasional, terutama bagi pelancong dari negara-negara yang dinilai berisiko.
“Kementerian tetap waspada terhadap risiko penularan lintas batas menyusul infeksi sporadis di sejumlah negara,” kata pernyataan resmi kementerian tersebut.
Virus Nipah diklasifikasikan sebagai patogen prioritas oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal itu karena kemampuannya memicu wabah cepat, tingkat kematian yang tinggi serta belum adanya vaksin atau pengobatan yang disetujui secara resmi.
Dua kasus infeksi virus nipah dikonfirmasi di India. Hal itu memicu kewaspadaan dalam negara-negara di Asia Tenggara.
Baca Juga: Merebak di India, Kemenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia
Virus Nipah dibawa oleh kelelawar pemakan buah serta hewan seperti babi dan dapat menyebabkan peradangan otak yang mematikan pada manusia. Penularan juga dapat terjadi antar manusia melalui kontak dekat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: