Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Apple Watch Kini Bisa Deteksi Penderita Hipertensi di Indonesia: Pantau Tekanan Darah Tanpa Alat Tambahan

        Apple Watch Kini Bisa Deteksi Penderita Hipertensi di Indonesia: Pantau Tekanan Darah Tanpa Alat Tambahan Kredit Foto: Apple
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Apple secara resmi memperluas fitur Hypertension Notifications ke 170 negara, termasuk Indonesia. 

        Fitur inovatif yang pertama kali diperkenalkan pada watchOS 26 ini memungkinkan pengguna Apple Watch memantau tanda-tanda tekanan darah tinggi (hipertensi) secara pasif tanpa perlu lagi menggunakan alat pengukur tekanan darah eksternal.

        Cara Kerja Sensor Jantung dan Algoritma 30 Hari

        Fitur ini bekerja dengan memanfaatkan sensor optik jantung untuk menganalisis respons pembuluh darah terhadap detak jantung selama pengguna beraktivitas. 

        Algoritma cerdas Apple akan memeriksa pola data tersebut selama 30 hari secara konsisten.

        Jika ditemukan tren yang menunjukkan indikasi hipertensi, perangkat akan mengirimkan notifikasi peringatan serta laporan dalam bentuk PDF yang siap dibagikan kepada dokter atau tenaga medis.

        Dukungan Perangkat dan Keamanan Data

        Saat ini, fitur deteksi hipertensi tersedia untuk pengguna Apple Watch Series 9 hingga 11 serta Apple Watch Ultra 2 dan 3. 

        Apple memastikan bahwa algoritma ini telah melewati validasi keamanan ketat dan mendapatkan persetujuan dari regulator internasional, termasuk FDA di Amerika Serikat, sehingga pengguna dapat mempercayai akurasi data kesehatan yang dihasilkan.

        Baca Juga: Apple Rilis iOS 26.2.1: Apple Intelligence Kian Pintar dan Performa Kamera Meningkat

        Kehadiran fitur ini bertujuan untuk mendeteksi kondisi kesehatan 'silent killer' yang sering kali tidak disadari oleh penggunanya sebelum berkembang menjadi masalah serius. 

        Apple mendorong para pengguna untuk segera memperbarui perangkat mereka ke watchOS 26.2.1 guna mengaktifkan fitur ini dan mengambil langkah preventif lebih dini terhadap risiko komplikasi kesehatan jantung.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: