Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        GoApotik Bantu 8.000 Apotek UMKM Lewat Digital Marketing

        GoApotik Bantu 8.000 Apotek UMKM Lewat Digital Marketing Kredit Foto: GoApotik
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Upaya meningkatkan penjualan apotek UMKM melalui strategi digital marketing mengantarkan platform kesehatan GoApotik meraih penghargaan Indonesia Digital Marketing Champions 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan GoApotik mendorong kinerja pemasaran dan penjualan ribuan apotek UMKM lewat pemanfaatan teknologi digital.

        GoApotik memperoleh predikat Excellent dalam ajang SWA Business Digest Champion Awarding yang diselenggarakan Majalah SWA dan Business Digest. Penghargaan diserahkan pada Selasa, 27 Januari 2025, di Hotel Shangri-La, Jakarta.

        GoApotik merupakan produk digital milik PT Karsa Inti Tuju Askara (KITA), anak usaha PT Medela Potentia Tbk (MDLA). Platform ini memfokuskan layanan pada digitalisasi pemasaran apotek guna memperluas jangkauan konsumen, meningkatkan efisiensi distribusi, serta mendorong pertumbuhan penjualan berkelanjutan, khususnya bagi apotek berskala UMKM.

        Baca Juga: Digital Marketing dan Customer Experience Dorong Keunggulan Bisnis

        Direktur PT KITA, Ruth Retno Dewi, mengatakan GoApotik mengembangkan strategi pemasaran digital secara adaptif mengikuti perkembangan platform dan tren digital. Strategi tersebut diarahkan untuk membantu apotek menjangkau konsumen lintas wilayah dan meningkatkan kinerja penjualan.

        “Melalui digitalisasi aktivitas pemasaran, kami memfasilitasi apotek untuk memperluas jangkauan distribusi dan melakukan pengiriman produk ke seluruh Indonesia,” ujar Ruth.

        Hingga saat ini, layanan GoApotik telah menjangkau 483 kota di Indonesia dan menyediakan akses produk kesehatan, mulai dari vitamin, obat-obatan, suplemen, hingga obat herbal. Ekosistem digital yang dibangun GoApotik juga dimanfaatkan oleh berbagai merek kesehatan untuk memperluas distribusi ke daerah.

        Berdasarkan penilaian dewan juri, GoApotik dinilai berhasil meningkatkan kinerja pemasaran dan penjualan melalui pemanfaatan teknologi serta strategi digital marketing yang efektif dan efisien. GoApotik mencatat nilai akhir 88,9, tertinggi di antara peserta lain dalam kategori tersebut.

        Chairman SWA Media Group, Kemal Gani, menyatakan strategi digital marketing yang dijalankan GoApotik memberikan dampak nyata bagi pelanggan, khususnya apotek UMKM.

        “Dengan dukungan teknologi, GoApotik saat ini membantu sekitar 8.000 apotek yang mayoritas apotek UMKM. Ini menunjukkan bahwa digital marketing bukan sekadar mengejar trafik atau popularitas, tetapi mampu memberikan nilai yang nyata bagi pelanggan,” kata Kemal.

        Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Pemimpin Umum SWA, Sujatmaka, dan perwakilan dewan juri, Dr. Istianto, kepada Ruth Retno Dewi. Acara tersebut turut dihadiri Direktur PT Medela Potentia Tbk Wimala Widjaja, Information Technology Director PT Medela Potentia Tbk Cahyadi Suwindra Sugondo, serta Growth Strategy Manager GoApotik Edy Harianto.

        Baca Juga: 5 Alasan Integrasi Marketing, Sales, dan Customer Service Penting

        Ruth menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima dan menyebut pencapaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan strategi pemasaran digital yang berdampak bagi apotek UMKM.

        “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan strategi digital marketing yang berdampak dan memberikan nilai tambah bagi apotek UMKM, serta memudahkan masyarakat mendapatkan akses produk kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.

        Direktur PT Medela Potentia Tbk, Wimala Widjaja, menambahkan bahwa pencapaian GoApotik sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi digital sektor kesehatan.

        “Melalui pemanfaatan teknologi, PT Medela Potentia Tbk mendorong terciptanya ekosistem kesehatan Indonesia yang lebih inklusif,” kata Wimala.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: