Kredit Foto: Istimewa
Harga emas menguat pada Kamis (5/2). Ia bertahan dekat level tertinggi dalam sepekan, didorong oleh ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 1,1% ke level US$5.016,89. Sementara itu, emas berjangka melonjak 1,8% ke US$5.036,80.
Baca Juga: Naik atau Turun? Cek Daftar Terbaru Harga Emas Pegadaian pada 5 Februari 2026
Perak spot naik 2,1% ke US$89,88. Platinum menguat 2,1% ke US$2.272,55, sedangkan paladium naik 0,7% ke US$1.787,55.
Dari sisi geopolitik, pasar mencermati rencana pembicaraan dari Iran dan Amerika Serikat di Oman. Meski kedua negara sepakat untuk bertemu, perbedaan pandangan masih tajam terkait dengan pembahasan dalam diskusi itu.
Dari Amerika Serikat (AS), laporan menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta hanya bertambah 22.000 di Januari. Pelemahan pasar tenaga kerja biasanya memperkuat peluang pemangkasan suku bunga untuk menopang penciptaan lapangan kerja.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan dirinya hampir tidak ragu bahwa suku bunga acuan akan diturunkan oleh Federal Reserve. Sementara, Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent menyatakan tidak memiliki pendapat terkait apakah presiden memiliki kewenangan konstitusional untuk memberhentikan ketua atau anggota dewan dari The Fed.
Mahkamah Agung juga tengah mempertimbangkan upaya pemerintah untuk mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook. Cook sebelumnya menyatakan bahwa suku bunga saat ini hanya bersifat sedikit ketat dan mengisyaratkan perlunya waktu sebelum dilakukan pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Baca Juga: Bursa Asia Mixed, Emas Catat Kenaikan Dua Hari Terbesar Dalam 17 Tahun
Investor saat ini memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada 2026. Mereka juga akan mencermati laporan Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) Desember.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: