Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bank Mandiri Tebar Dividen Rp52,5 Triliun, Setoran Pajak Negara Tembus Rp27 Triliun

        Bank Mandiri Tebar Dividen Rp52,5 Triliun, Setoran Pajak Negara Tembus Rp27 Triliun Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bank Mandiri membagikan dividen sebesar Rp52,5 triliun pada 2025. Dividen tersebut berasal dari Rp43,5 triliun atas porsi laba 2024 dan Rp9 triliun dividen interim atas porsi laba 2025 yang telah dibayarkan pada 14 Januari 2026, seiring kinerja keuangan perseroan yang solid sepanjang 2025.

        “Bank Mandiri secara konsisten menjalankan perannya sebagai bank nasional yang berkontribusi nyata bagi negara. Hal ini tercermin dari kontribusi langsung kepada masyarakat Indonesia melalui dividen sebesar Rp225 triliun dalam 25 tahun terakhir,” kata Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, dalam paparan kinerja Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 

        Baca Juga: Bank Mandiri Kantongi Laba Rp56,3 Triliun di 2025

        Di sisi fiskal, kontribusi pajak kumulatif Bank Mandiri mencapai Rp277 triliun sepanjang 2000–2025. Pada tahun 2025, Bank Mandiri telah membayarkan pajak sekitar Rp27 triliun dimana dengan tren yang terus meningkat dari tahun ke tahun. 

        “Hal ini menunjukkan peran sistemik dari Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi fiskal nasional,” tambahnya. 

        Kedepannya, lanjut Riduan pihaknya meyakini bahwa fundamental Bank Mandiri yang solid akan terus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

        “Kami optimis Bank Mandiri dapat terus berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat industri perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” tutup Riduan. 

        Baca Juga: Salurkan Rp74,9 Triliun Kredit, Bank Mandiri Sinergi dengan Pemerintah Kuatkan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

        Hingga akhir 2025, Bank Mandiri mencatat laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp56,3 triliun sepanjang 2025. Total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara tahunan menjadi Rp2.829,9 triliun. Penyaluran kredit meningkat 13,4 persen menjadi Rp1.895,0 triliun, ditopang pertumbuhan merata di seluruh segmen.

        Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp2.105,8 triliun, tumbuh 23,9 persen secara tahunan. Struktur pendanaan tetap kuat dengan dana murah (CASA) meningkat 12,6 persen menjadi Rp1.431,4 triliun, menjaga likuiditas perseroan.

        Kualitas aset terjaga dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL Gross) 0,96 persen pada akhir 2025, berada di bawah rata-rata industri. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: