Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tumbuh Double Digit, Kredit Bank Mandiri Tembus Rp1.895 triliun di 2025

        Tumbuh Double Digit, Kredit Bank Mandiri Tembus Rp1.895 triliun di 2025 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat penyaluran kredit sebesar Rp1.895 triliun hingga akhir 2025 atau tumbuh 13,4 persen secara tahunan (year on year/yoy).

        Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochamad Rizaldi mengatakan pertumbuhan kredit tersebut terutama ditopang pembiayaan ke ekosistem badan usaha milik negara (BUMN) dan pemerintah yang tumbuh sehat sekitar 40 persen yoy.

        “Hal ini berarti Bank Mandiri tumbuh sangat kuat pada sektor-sektor yang erat dengan pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat secara luas,” kata Rizaldi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

        Baca Juga: Bank Mandiri Tebar Dividen Rp52,5 Triliun, Setoran Pajak Negara Tembus Rp27 Triliun

        Selain itu, kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bank Mandiri tetap tumbuh positif sebesar 4,88 persen yoydi tengah perlambatan kredit UMKM industri perbankan. Capaian tersebut menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung lebih dari 1,3 juta pelaku UMKM sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

        Pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh peningkatan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp2.105,8 triliun atau tumbuh 23,9 persen yoy. Struktur pendanaan tetap terjaga dengan baik, tercermin dari dana murah (current account saving account/CASA) yang tumbuh 12,6 persen yoy menjadi Rp1.431,4 triliun.

        Baca Juga: Bank Mandiri Kantongi Laba Rp56,3 Triliun di 2025

        Bank Mandiri juga menjaga kualitas aset secara disiplin, tercermin dari rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang terjaga pada level 0,96 persen.

        Dari sisi profitabilitas, perseroan membukukan return on equity (ROE) sebesar 23,2 persen, dengan permodalan yang kuat sebagaimana ditunjukkan oleh rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 20,4 persen.

        Sementara itu, dari sisi pendapatan, kinerja Bank Mandiri tetap solid. Pendapatan bunga bersih tumbuh 4,38 persen yoymenjadi Rp106 triliun, sedangkan pendapatan nonbunga meningkat 14,5 persen yoy menjadi Rp48,5 triliun.

        “Secara keseluruhan, total pendapatan Bank Mandiri tumbuh secara baik sebesar 5,88 persen year on year,” tuturnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: