Kredit Foto: Istimewa
Harga emas dan perak memperpanjang penurunan pada perdagangan di Jumat (6/2). Ia tertekan oleh penguatan dolar dan aksi jual global dalam pasar saham teknologi yang menghapus sebagian besar kenaikan logam mulia dari rebound singkat awal pekan ini.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot turun 0,7% ke US$4.735,99. Sementara emas berjangka melemah 2,8% ke US$4.752,40. Perak spot anjlok 3,2% ke US$68,97.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Terpangkas Rp100 Ribu ke Rp2.856.000 per Gram
Di logam lainnya, platinum spot turun 3,6% ke US$1.916,45. Sementara palladium justru naik 1,3% ke US$1.638,25.
Tekanan datang dari pelemahan pasar saham global. MSCI jatuh di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap biaya besar investasi kecerdasan buatan (AI). Saham teknologi kembali menjadi pusat aksi jual, sementara obligasi pemerintah diminati investor setelah data pasar tenaga kerja menunjukkan pelemahan.
Indeks dolar menyentuh level tertinggi dua pekan, didorong meningkatnya volatilitas pasar saham, sehingga menekan harga komoditas yang diperdagangkan dalam dolar, termasuk emas dan perak.
Di Amerika Serikat, jumlah lowongan pekerjaan turun 386.000 menjadi 6,542 juta pada akhir Desember. Ia merupakan level terendah sejak September 2020. Pelemahan pasar tenaga kerja ini secara historis memperkuat peluang penurunan suku bunga guna menopang penciptaan lapangan kerja.
Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Kompak Turun Hari Ini
Investor saat ini memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada 2026. Pemangkasan pertama diperkirakan terjadi pada Juni. Dalam kondisi suku bunga rendah, emas sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding) cenderung lebih menarik bagi investor.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: