Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gandeng Pertamina Group, Elnusa Perluas Portofolio Energi Rendah Karbon

        Gandeng Pertamina Group, Elnusa Perluas Portofolio Energi Rendah Karbon Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mendukung implementasi inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Peresmian oleh PT Pertamina (Persero) ini menjadi tonggak penting dalam penguatan praktik ESG dan pengembangan ekosistem energi rendah karbon, sekaligus membuka ruang pertumbuhan bisnis baru berbasis green energy di lingkungan Pertamina Group.

        Keterlibatan Elnusa Petrofin merupakan bagian dari strategi jangka panjang Elnusa dalam memperluas portofolio low carbon business dan memperkuat positioning sebagai penyedia jasa energi terintegrasi yang adaptif terhadap transisi energi. Langkah ini mencerminkan komitmen Elnusa Group dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham melalui diversifikasi bisnis yang selaras dengan tren global dekarbonisasi dan roadmap Net Zero Emission (NZE) 2060.

        Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa Green Terminal merupakan bagian dari pengembangan ekosistem green energy dan implementasi Roadmap NZE 2060 Pertamina.

        “Inisiatif ini sekaligus sebagai upaya memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tunututan global terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya yang dikutip di Jakarta, Senin (16/2/2026).

        Terminal LPG Tanjung Sekong dipilih sebagai proyek percontohan mengingat perannya yang strategis dalam infrastruktur energi nasional, dengan kontribusi sekitar 35–40 persen terhadap kebutuhan LPG nasional, kapasitas penyimpanan 98.000 metrik ton, dan dermaga berkapasitas hingga 65.000 DWT.

        Baca Juga: Jaga Pasokan BBM Imlek dan Ramadan 2026, Pertamina Perkuat 'Benteng' Bawah Laut

        Transformasi terminal ini menjadi Green Terminal memperkuat fondasi keberlanjutan pada salah satu aset energi paling vital di Indonesia. Dalam proyek ini, Elnusa Petrofin berperan sebagai mitra logistik dalam rantai nilai green energy Pertamina, khususnya mendukung distribusi Green Hydrogen yang diproduksi oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dari panas bumi Ulubelu.

        Green Hydrogen tersebut dimanfaatkan untuk mendukung operasional pembangkit listrik rendah karbon milik PT Pertamina Energy Terminal (PET) di Tanjung Sekong, mencerminkan sinergi hulu–hilir dalam ekosistem energi bersih.

        Pemanfaatan pembangkit listrik berbasis Green Hydrogen ini ditargetkan mampu memenuhi hingga 25 persen kebutuhan listrik operasional terminal dan menurunkan emisi tidak langsung (Scope 2). Bagi Elnusa Group, partisipasi dalam rantai distribusi energi rendah karbon ini menjadi pijakan awal untuk memperluas kapabilitas logistik energi bersih, sekaligus membuka potensi recurring revenue di segmen transisi energi.

        Baca Juga: Elnusa Petrofin Dukung Sinergi Strategis Pertamina Patra Niaga – Astra UD Trucks

        Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan bahwa dukungan terhadap Green Terminal merupakan bagian dari transformasi bisnis Elnusa Petrofin menuju layanan logistik energi yang lebih berkelanjutan.

        "Melalui kolaborasi lintas entitas Pertamina Group, implementasi Green Terminal Tanjung Sekong diharapkan menjadi model infrastruktur energi rendah karbon yang tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga memperkuat value creation Elnusa dalam era transisi energi," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Fajar Sulaiman
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: