- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Elnusa Petrofin Tambah Armada untuk Pastikan Penyaluran BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Kredit Foto: Elnusa Petrofin
PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), memperkuat kapasitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatra Utara dengan menambah armada mobil tangki dan personel operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat normalisasi penyaluran BBM di Medan setelah meningkatnya kebutuhan masyarakat seiring kembali normalnya aktivitas sekolah dan perkantoran.
Direktur Utama Elnusa Petrofin Doni Indrawan mengatakan perusahaan mengerahkan tambahan armada, sumber daya manusia, serta sistem pemantauan distribusi untuk menjaga kelancaran pasokan BBM sesuai penugasan dari PT Pertamina Patra Niaga.
“Keandalan distribusi energi merupakan prioritas utama kami. Elnusa Petrofin bergerak cepat dengan memperkuat armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, hingga dukungan teknis di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan layanan distribusi berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Doni.
Untuk memperkuat kapasitas distribusi, Elnusa Petrofin menambah armada melalui skema spot charter sehingga jumlah mobil tangki yang siap beroperasi meningkat menjadi 176 unit. Penambahan tersebut juga mencakup mobil tangki yang didatangkan dari Jakarta dan sejumlah wilayah lain secara bertahap guna memperbesar kapasitas angkut di Sumatra Utara.
Dari sisi sumber daya manusia, perusahaan menambah 41 Awak Mobil Tangki (AMT) dari berbagai wilayah operasional. Selain itu, Elnusa Petrofin memperoleh dukungan personel TNI sebagai pengemudi bantuan sehingga total AMT yang bertugas mencapai 711 orang.
Perusahaan juga mengoptimalkan pengendalian distribusi melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control (RTC) bersama tim operasional di lapangan maupun pusat. Pengawasan difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil tangki untuk mempercepat perputaran armada dan meningkatkan kapasitas penyaluran BBM.
Di sisi operasional, Elnusa Petrofin memperkuat penanganan armada yang mengalami gangguan dengan menambah mekanik dari agen tunggal pemegang merek (ATPM), meningkatkan ketersediaan suku cadang, serta menyediakan stok ban siap pakai guna mempercepat proses perbaikan kendaraan.
Upaya percepatan distribusi juga dilakukan melalui optimalisasi operasional Terminal BBM Medan dan sejumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam. Perusahaan turut memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel Fuel Terminal untuk menjaga keberlangsungan distribusi selama masa percepatan.
Baca Juga: Pertamina Blokir 307 Ribu Kendaraan Penyalahguna BBM Subsidi
Baca Juga: Antrean BBM Merebak di Sumatera, Pertamina Ungkap Biang Keroknya
Baca Juga: Konsumen Banyak Beralih ke Pertalite Usai Harga BBM Nonsubsidi Naik
Elnusa Petrofin menegaskan operasional perusahaan tetap berjalan normal di tengah berbagai informasi yang beredar. Perusahaan juga menyatakan terus menerapkan penegakan disiplin terhadap personel yang terbukti melanggar ketentuan operasional serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui proses rekrutmen dan penambahan personel baru.
Saat ini, operasional Terminal BBM Medan telah berjalan normal dan distribusi BBM ke SPBU di wilayah Medan berangsur kembali normal. Elnusa Petrofin menyatakan terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga serta para pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: