Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bangun Tim Public Relation 'Ramping', PYFA Sabet Dua Penghargaan Sekaligus

        Bangun Tim Public Relation 'Ramping', PYFA Sabet Dua Penghargaan Sekaligus Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026. Prestasi ini menempatkan PYFA sejajar dengan berbagai lembaga negara dan korporasi swasta nasional terkemuka di Indonesia.

        Dalam ajang tersebut, PYFA dinobatkan sebagai Silver Winner untuk kategori Departemen PR (Subkategori Korporasi Swasta Nasional). Selain itu, Leilanie Nadia Kusumaputri, Head of Corporate Communications PYFA, meraih penghargama tertinggi sebagai Golden Winner INSAN PR INDONESIA 2026.

        Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa strategi komunikasi korporat PYFA sejajar dengan perusahaan-perusahaan besar seperti PT Astra International Tbk, Dexa Group, Rumah Sakit Awal Bros Group, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Himbara, Pertamina, serta Direktorat Jenderal Imigrasi yang juga turut berpartisipasi dan memenangkan penghargaan di PRIA 2026.

        Dewan Juri PRIA 2026 secara khusus menyoroti keberhasilan tim komunikasi PYFA dalam menerapkan struktur organisasi yang ramping namun berdampak tinggi (lean but high-impact). 

        Berbeda dengan tren departemen PR pada umumnya yang memiliki struktur gemuk, PYFA dinilai mampu menjalankan fungsi strategis dengan jalur pelaporan langsung ke manajemen puncak. 

        Hal ini memungkinkan perusahaan mengambil keputusan secara cepat dalam situasi krusial, seperti saat penanganan isu pasar modal dan aksi korporasi strategis.

        Baca Juga: Makin Berkilau di Kancah Global, BRI Group Boyong 4 Penghargaan dari Alpha Southeast Asia

        Leilanie Nadia Kusumaputri, Head of Corporate Communications PT Pyridam Farma Tbk, mengatakan penghargaan ini merupakan validasi atas kerja keras tim dalam membangun strategi komunikasi lincah dan terintegrasi dengan tujuan bisnis perusahaan.

        “Di era yang serba cepat ini, efektivitas departemen PR tidak lagi diukur dari banyaknya personel, melainkan dari kemampuan membaca momentum dan merespons dinamika pasar secara strategis," katanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: