Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Harga Stabil, KKP Pastikan Pasokan Ikan Aman Jelang Idulfitri 1447 Hijriah

        Harga Stabil, KKP Pastikan Pasokan Ikan Aman Jelang Idulfitri 1447 Hijriah Kredit Foto: Antara/Ampelsa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memproyeksikan total produksi ikan nasional mencapai 1,73 juta ton selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Produksi ikan tangkap diperkirakan terus meningkat secara bertahap mulai Februari hingga puncaknya pada Maret 2026 seiring membaiknya kondisi cuaca.

        Direktur Kepelabuhanan Perikanan KKP Ady Candra menjelaskan bahwa penurunan produksi di awal tahun merupakan pola musiman akibat faktor cuaca laut. 

        “Ini sedikit agak turun memang karena pola musim dan juga pola penangkapan yang memang sangat tergantung dengan faktor cuaca,” kata Ady dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

        Provinsi Jawa Tengah tercatat sebagai kontributor produksi terbesar dengan capaian 40.490 ton, diikuti oleh Jakarta dan Jawa Timur. Peningkatan volume pasokan juga didorong oleh banyaknya kapal penangkap ikan yang kembali ke pelabuhan pangkalan menjelang momentum lebaran.

        Meskipun pasokan melimpah, rata-rata harga produsen tertinggi saat ini berada di wilayah Maluku yang mencapai Rp69.884 per kilogram. Sementara itu, wilayah Jakarta mencatatkan harga produsen sebesar Rp55.333 per kilogram dengan volume produksi yang tetap terjaga.

        Pemerintah optimistis bahwa ketersediaan stok pangan laut bagi masyarakat akan tetap mencukupi hingga hari raya mendatang. 

        Baca Juga: KKP Perkuat Tata Kelola Ekosistem Karbon Biru untuk Mitigasi Perubahan Iklim

        “Dapat disimpulkan bahwa pasokan ikan selama Ramadan dan hari Raya nantinya di Idulfitri 1447 H tersedia dalam kondisi aman dan harga ikan relatif stabil sesuai dengan permintaan pasar,” ujar Ady.

        Stabilitas harga dan distribusi ikan akan terus dipantau untuk memastikan kebutuhan konsumen terpenuhi di seluruh wilayah Indonesia. KKP memprediksi masa transisi musim peralihan pada Maret akan menjadi momentum kunci bagi peningkatan aktivitas penangkapan ikan nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: