Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waspada Krisis Energi Global, Prabowo Instruksikan Pembangunan 100 Gigawatt Energi Baru

Waspada Krisis Energi Global, Prabowo Instruksikan Pembangunan 100 Gigawatt Energi Baru Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dunia saat ini tengah menghadapi ketidakpastian serta krisis di berbagai wilayah. Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi tantangan global tersebut.

Prabowo menyampaikan pandangannya dalam sambutan Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia pada Rabu (11/3/2026). Mantan Menteri Pertahanan itu meyakini bahwa krisis merupakan sebuah ujian sekaligus batu loncatan bagi kekuatan bangsa.

Prabowo menekankan pentingnya ketangguhan nasional dalam menghadapi masa sulit ini. "Kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian. Terjadi di mana-mana krisis. Tapi, krisis selalu menghasilkan peluang. Krisis adalah ujian. Krisis adalah batu loncatan. Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita," kata Prabowo.

Bangsa Indonesia dinilai memiliki modal kekayaan alam yang luar biasa untuk keluar dari tekanan global. Prabowo menganggap situasi sulit saat ini sebagai sebuah berkah yang tersembunyi bagi kemajuan negara.

Prabowo menyebut tantangan yang ada justru mempercepat pelaksanaan berbagai niat baik pemerintah. "Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan. Tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik," ujarnya.

Pemerintah terus mematangkan rencana swasembada pangan yang sebagian besar tujuannya sudah mulai tercapai. Program swasembada energi juga diproyeksikan akan terlaksana sepenuhnya dalam waktu empat tahun ke depan.

Akselerasi program menjadi fokus utama presiden agar Indonesia mandiri di tengah lonjakan harga minyak dunia. "Tapi ini memaksa kita akselerasi. Kita harus mempercepat. Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita mengatasi masalah ini," kata Prabowo.

Indonesia akan memanfaatkan kekayaan sumber daya seperti kelapa sawit hingga singkong untuk BBM alternatif. Sumber daya alam tersebut menjadi solusi strategis saat harga minyak global melambung akibat perang Timur Tengah.

Baca Juga: Soroti Ketegangan Dunia, Prabowo Ajak Bangsa Indonesia Jaga Persatuan

Sektor panas bumi atau geothermal yang melimpah juga akan dieksploitasi secara lebih maksimal. Pemerintah berencana menggencarkan elektrifikasi melalui pemanfaatan energi terbarukan dari tenaga surya.

Prabowo telah menetapkan target pembangunan kapasitas energi baru yang sangat besar dalam waktu singkat. "Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya; itu sudah keputusan saya," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat