Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bakrie Capital Masuk, Harga Saham BIPI Terbang 51,43%

        Bakrie Capital Masuk, Harga Saham BIPI Terbang 51,43% Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bakrie Capital Indonesia resmi masuk sebagai pemegang saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) setelah membeli 3,82 miliar saham atau setara 6% kepemilikan. Masuknya entitas Grup Bakrie tersebut dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 Februari 2026.

        Berdasarkan laporan kepemilikan saham, Bakrie Capital Indonesia melakukan pembelian tidak langsung melalui skema repurchase agreement dengan harga Rp248 per saham pada 24 Februari 2026. Sebelum transaksi tersebut, Bakrie Capital Indonesia tercatat tidak memiliki saham BIPI. 

        Dalam dokumen keterbukaan informasi, Bakrie Capital Indonesia menyatakan tujuan transaksi adalah untuk investasi. Status kepemilikan setelah transaksi tidak menjadikan Bakrie Capital Indonesia sebagai pengendali, dengan hak suara tercatat sebesar 6%. Perseroan juga menyatakan tidak akan mempertahankan atau mengambil alih pengendalian atas BIPI. 

        Baca Juga: Pesta Cuan Saham Bakrie, Investor Serbu BUMI

        Tidak terdapat keterangan mengenai kelompok terorganisasi maupun pemberian kuasa kepada pihak lain dalam pelaporan kepemilikan saham tersebut. Laporan disampaikan sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang pelaporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka. 

        Masuknya Bakrie Capital Indonesia sebagai pemegang saham baru kemudian direspons positif oleh pasar. Harga saham BIPI melonjak tajam dalam beberapa hari perdagangan setelah transaksi tersebut terungkap ke publik.

        Pada penutupan perdagangan Selasa (25/2/2026), saham BIPI berada di level Rp318 per saham. Secara bulanan, harga saham BIPI tercatat naik 51,43%, sementara dalam lima hari perdagangan terakhir melonjak 34,75%. Kapitalisasi pasar BIPI mencapai sekitar Rp20,26 triliun.

        Dalam perdagangan intraday, saham BIPI sempat menyentuh level tertinggi Rp332 per saham, sekaligus mendekati titik tertinggi 52 minggu di level yang sama. Pergerakan saham menunjukkan akselerasi sejak pertengahan Februari 2026, setelah sebelumnya bergerak di kisaran Rp200-an pada akhir Januari.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: