Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Reli Tajam IHSG Tak Mampu Tutupi Luka, Minus 30% dari Awal Tahun Hingga Asing Net Sell Rp67 Triliun

Reli Tajam IHSG Tak Mampu Tutupi Luka, Minus 30% dari Awal Tahun Hingga Asing Net Sell Rp67 Triliun Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 7,38% dalam sepekan terakhir belum mampu menghapus tekanan yang membayangi pasar modal Indonesia sepanjang 2026. Hingga penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026), IHSG masih terkoreksi 30,52% sejak awal tahun (year-to-date/YTD), di tengah derasnya aksi jual investor asing yang mencapai Rp67,344 triliun.  

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG ditutup di level 6.007,66 pada akhir pekan lalu, menguat 412,89 poin atau 7,38% dibandingkan posisi pekan sebelumnya 5.594,77. Sepanjang pekan, indeks bergerak dalam rentang 5.317,91 hingga 6.074,07.  

Penguatan tersebut menjadikan IHSG sebagai salah satu indeks dengan kinerja terbaik di kawasan ASEAN selama periode 8-12 Juni 2026. Namun secara jangka menengah, tekanan pasar masih cukup dalam.

Dalam satu bulan terakhir, IHSG masih terkoreksi 10,64%. Dalam tiga bulan terakhir turun 15,83%, sedangkan secara tahunan masih melemah 16,17%.

Yang paling mencolok, kinerja IHSG sejak awal tahun masih mencatat penurunan 30,52%. Posisi tersebut menunjukkan reli dalam sepekan terakhir baru menutup sebagian kecil koreksi yang terjadi sepanjang tahun.

Tekanan pasar saham domestik juga tercermin dari arus modal asing. Sepanjang tahun 2026, investor asing tercatat melakukan jual bersih (net sell) sebesar Rp67,344 triliun di pasar saham Indonesia.

Pada pekan 8-12 Juni 2026 saja, investor asing masih membukukan jual bersih Rp5,98 triliun, meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp7,39 triliun.  

Baca Juga: IHSG Bangkit ke Level 6.00, Siapa Penggeraknya?

Baca Juga: Investor Asing Kembali Borong Saham Rp287,84 Miliar di Akhir Pekan

Data perdagangan BEI menunjukkan investor asing membukukan nilai pembelian Rp50,61 triliun, sementara nilai penjualan mencapai Rp56,59 triliun selama sepekan.  

Di sisi lain, kapitalisasi pasar BEI meningkat menjadi Rp10.524 triliun dari Rp9.807 triliun pada pekan sebelumnya atau naik 7,31% seiring penguatan indeks.  

Meski reli tajam mulai muncul, posisi IHSG saat ini masih jauh dari level tertinggi tahun berjalan yang sempat menyentuh 9.174. Pada tahun yang sama, indeks juga sempat jatuh ke level terendah 5.318 sebelum kembali pulih ke area 6.000.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri