Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Hari Ini Jumat (27/2) Dibuka Jeblok ke Level 8.100-an

        IHSG Hari Ini Jumat (27/2) Dibuka Jeblok ke Level 8.100-an Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 8.211,30 pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026. Beberapa menit setelah perdagangan dibuka, IHSG makin loyo. 

        Mengacu data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG jeblok 63,43 poin atau 0,77% ke 8.171,82. Sebanyak 388 saham merosot, hanya 135 saham yang menanjak dan 169 saham stagnan. 

        Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume perdagangan 4,3 miliar lembar saham dengan frekuensi 208.910 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,48 triliun. 

        PT Indospring Tbk (INDS) memimpin posisi saham top losers dengan koreksi -14,84% ke level Rp1.090. Diikuti PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang anjlok -13,59% ke Rp890 dan PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) yang melorot -12,9% ke Rp108. 

        Posisi saham top gainers diisi PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang melesat 26,71% ke Rp204, PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) yang melejit 19,48% ke Rp92 dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang menguat 17,05% ke Rp103. 

        Baca Juga: IHSG Hari Ini Diproyeksi Lanjut Koreksi, Cek Rekomendasi Saham dari BRI Sekuritas

        IHSG diproyeksikan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini, setelah ditutup turun 1,04% ke level 8.235,2 pada sesi sebelumnya. Sejumlah analis menilai pelemahan berpotensi berlanjut, seiring aksi ambil untung (profit taking) jangka pendek oleh pelaku pasar.

        Saat ini, IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi. Meski demikian, peluang terjadinya technical rebound tetap terbuka apabila sentimen eksternal mulai mereda. Dari sisi teknikal, laju indeks tertahan oleh MA20 di sekitar 8.204, sementara indikator stochastic RSI menunjukkan pola death cross di area overbought.

        Level support terdekat berada di kisaran 8.200 dan berpotensi mengarah ke 8.150 jika tekanan berlanjut. Adapun area resistance diperkirakan berada pada rentang 8.300 hingga 8.350.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: