Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (13/5/2026) seiring tekanan jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar dan saham yang sebelumnya masuk daftar evaluasi MSCI. IHSG parkir di level 6.723,32 atau turun 135,58 poin setara 1,98%.
Data perdagangan menunjukkan IHSG sempat bergerak di rentang 6.705,43 hingga 6.787,35 sepanjang sesi perdagangan. Nilai kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.825 triliun.
Tekanan di pasar terlihat dari dominasi saham yang bergerak di zona merah. Sebanyak 411 saham melemah, sementara 280 saham menguat dan 268 saham stagnan.
Saham-saham berkapitalisasi jumbo ikut membebani indeks. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 3,11% ke level 3.120, sedangkan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi 11,36% ke posisi 3.200.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga turun 0,41% ke level 6.100 dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 0,94% menjadi 4.200.
Di kelompok top losers, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin pelemahan dengan penurunan 14,85% ke level 4.300. Selanjutnya PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) turun 14,84%, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) melemah 14,67%, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) terkoreksi 14,66%, dan PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) turun 14,29%.
Sementara itu, sejumlah saham masih mencatatkan penguatan di tengah tekanan pasar. PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) memimpin daftar top gainers setelah naik 24,56% ke level 284.
Baca Juga: IHSG Anjlok 1,81%, Saham Big Caps Berguguran Usai Rebalancing MSCI
Baca Juga: Dicoret dari MSCI, 19 Saham Ini Rontok Berjamaah
Baca Juga: OJK Bakal Dorong Emiten Saham RI Masuk Indeks Global
Kemudian PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menguat 22,70%, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 18,12%, PT Esta Indonesia Tbk (NEST) bertambah 18%, dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik 16,03%.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah respons pasar terhadap hasil peninjauan indeks MSCI Mei 2026 yang sebelumnya mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari kategori MSCI Global Standard Indexes maupun MSCI Global Small Cap Indexes.
Tekanan jual juga terlihat pada beberapa saham yang terdampak evaluasi MSCI, termasuk TPIA dan BREN yang masuk dalam daftar saham berkapitalisasi besar yang dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard Indexes.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: