Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mobil Merek China Dulu Dianggap Cupu, Sekarang Sejajar dengan Bugatti, Ferrari dan Porsche

        Mobil Merek China Dulu Dianggap Cupu, Sekarang Sejajar dengan Bugatti, Ferrari dan Porsche Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Xiaomi Auto merilis film dokumenter desain untuk mobil konsep Xiaomi Vision Gran Turismo, yang mengulas secara mendalam proses kreatif di balik pengembangannya.

        Dokumenter ini menampilkan kolaborasi tim desain global Xiaomi yang berbasis di Beijing, Shanghai, dan Munich dalam merancang kendaraan yang punya model seperti "sculpted by wind" atau "dipahat oleh angin".

        Film tersebut menyoroti filosofi desain utama Vision GT, yakni mencapai keseimbangan sempurna antara hambatan udara (drag) dan gaya tekan ke bawah (downforce).

        Keseimbangan ini menjadi fondasi utama dalam membentuk estetika futuristis sekaligus ambisi performa tinggi dari mobil konsep tersebut.

        Saat ini, Vision Gran Turismo dipamerkan di ajang Mobile World Congress (MWC) dan sukses menarik perhatian pelaku industri maupun publik.

        Proyek Vision Gran Turismo sendiri digagas oleh Kazunori Yamauch, kreator sekaligus produser seri gim balap legendaris Gran Turismo.

        Inisiatif ini mengundang produsen otomotif global untuk merancang mobil konsep impian tanpa batasan teknis maupun material di dunia nyata, sehingga para desainer dapat mengeksplorasi visi masa depan berkendara secara bebas.

        Sejumlah merek ternama seperti Bugatti, Ferrari, dan Porsche sebelumnya telah ambil bagian dalam proyek prestisius ini, tentu saja capaian ini sangat luar biasa mengingat merek otomotif dari China dulu dipandang sebelah mata dan kini sejajar dengan brand top Eropa.

        Carnewschina melaporkan, Xiaomi menjadi merek ke-36 yang bergabung dalam Vision Gran Turismo. Perusahaan ini juga tercatat sebagai merek asal Tiongkok pertama sekaligus perusahaan teknologi pertama di dunia yang diundang berpartisipasi dalam proyek tersebut.

        Lu Weibing, Partner dan Presiden Xiaomi Group sekaligus Presiden Divisi Ponsel Xiaomi, menyatakan bahwa mobil konsep dalam Gran Turismo tetap mematuhi hukum fisika. Secara teori, desain tersebut memungkinkan untuk direalisasikan secara teknis dan telah memenuhi seluruh prinsip aerodinamika.

        Meski demikian, Xiaomi menegaskan bahwa Vision GT tidak akan diproduksi massal. Mobil konsep ini nantinya akan hadir secara eksklusif di dalam gim Gran Turismo, sehingga para pemain di seluruh dunia dapat merasakan pengalaman mengemudikannya secara virtual.

        Sebelumnya, pada Januari lalu, Xiaomi juga mengumumkan bahwa kendaraan listrik performa andalannya, Xiaomi SU7 Ultra, menjadi mobil asal Tiongkok pertama yang tampil dalam gim simulasi balap Gran Turismo 7.

        Mobil tersebut mulai tersedia di dalam gim sejak 29 Januari 2026 pukul 14.00 waktu Beijing (06.00 UTC), mempertegas langkah Xiaomi dalam menggabungkan inovasi otomotif dengan dunia hiburan digital.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: