Kredit Foto: Istimewa
Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast meluncurkan EC Van, mobil kargo listrik serbaguna yang bentuknya imut dan menarik. Kabar terbaru menyebutkan kalau EC Van akan dipasarkan untuk pasar otomotif India.
Sinyal tersebut muncul setelah perusahaan mendaftarkan perlindungan desain industri untuk model EC Van di negara tersebut.
Mengutip laporan Rushlane, pendaftaran hak desain ini menjadi langkah awal yang lazim dilakukan sebelum sebuah produk dipasarkan di negara tujuan. Artinya, meski belum tentu segera dijual, VinFast tampak mulai menyiapkan ekspansi lini kendaraan listriknya ke kawasan Asia Selatan.
EC Van merupakan kendaraan niaga listrik berukuran kecil dengan desain kotak yang fungsional. Mobil ini dirancang untuk memaksimalkan kapasitas angkut barang, khususnya untuk kebutuhan distribusi di wilayah perkotaan.
Segmen van listrik kompak sendiri masih tergolong baru di India karena hingga saat ini belum ada van mungil bertenaga listrik murni yang secara khusus ditujukan untuk angkutan barang.
Beberapa model seperti Tata Ace EV dan Mahindra Zeo memang sudah hadir, namun dinilai belum sepenuhnya mengisi ceruk sebagai van komersial listrik murni.
Di bagian kabin, EC Van menawarkan dua kursi penumpang dengan ruang kargo luas di belakangnya. Konfigurasi ini dinilai ideal untuk kebutuhan pengiriman barang, logistik jarak pendek, hingga distribusi dalam kota.
Versi yang dipasarkan di Vietnam memiliki ground clearance sekitar 165 mm, dan bukan tidak mungkin angka tersebut akan disesuaikan dengan kondisi jalan di India.
Untuk pasar Vietnam, EC Van dibekali baterai berkapasitas sekitar 18,3 kWh dengan jarak tempuh klaim hingga 175 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Motor listriknya dirancang dengan tenaga yang cukup, dengan fokus utama pada efisiensi energi dan biaya operasional yang rendah, bukan pada performa tinggi.
Saat ini VinFast tengah membangun fasilitas produksi di negara bagian Tamil Nadu, India. Sebelumnya, perusahaan juga telah mengumumkan rencana menghadirkan SUV listrik seperti VF 6 dan VF 7 ke pasar tersebut.
Jika EC Van benar-benar dipasarkan, kehadirannya akan melengkapi portofolio produk VinFast di India, sekaligus memperkuat strategi perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih beragam, mulai dari SUV hingga kendaraan niaga ringan.
Selain EC Van, laporan Cartoq menyebutkan bahwa model VF 5 juga berpeluang masuk pasar India. Bahkan sebelumnya, VinFast dikabarkan telah mendaftarkan paten untuk Minio Green EV. Bila seluruh rencana tersebut terealisasi, lini produk VinFast di India akan semakin lengkap, mirip dengan portofolio yang saat ini dipasarkan di Vietnam.
Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait jadwal peluncuran, spesifikasi final, maupun kisaran harga EC Van untuk pasar India.
Namun melihat perkembangan yang ada, langkah ekspansi VinFast ke pasar otomotif “negara miliaran penduduk” itu tampaknya tinggal menunggu waktu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: