Kredit Foto: Uswah Hasanah
Perusahaan logistik, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia melalui Penawaran Umum Perdana Saham (initial public offering/IPO) pada Jumat (10/4/2026).
Perseroan menawarkan sebanyak 1.800.000.000 saham baru atau setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp168 per saham. Dari aksi korporasi ini, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp302,4 miliar.
Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk, Edwin Wibowo, menyatakan bahwa IPO tersebut mendapat sambutan meriah dari investor dengan tingkat oversubscribe mencapai 386,86 kali.
Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung strategi ekspansi perseroan, khususnya melalui akuisisi perusahaan di sektor angkutan laut sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan logistik end-to-end. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk belanja modal guna meningkatkan kapasitas operasional dan efisiensi layanan.
Didirikan pada 2021, perseroan telah membangun fondasi bisnis sebagai penyedia layanan logistik terintegrasi yang mencakup angkutan darat, freight forwarding, pergudangan, dan depo peti kemas.
Dalam perjalanannya, perseroan terus mengembangkan jaringan operasional dan telah menjadi mitra strategis bagi berbagai pelaku usaha, baik nasional maupun internasional.
Edwin menegaskan bahwa pencatatan saham ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat struktur permodalan, mengakselerasi ekspansi usaha, serta memperkuat posisi pasar sebagai penyedia layanan logistik terintegrasi.
Baca Juga: Debut di Bursa, BSA Logistics (WBSA) Siap Tancap Gas Ekspansi
Baca Juga: WBSA Resmi Melantai di BEI, Sahamnya Langsung ARA Loncat 34,52%
Baca Juga: Perdana di 2026, Saham Emiten Logistik WBSA Siap Listing di Bursa Hari Ini
Ia menambahkan, peluang industri logistik nasional masih sangat besar, didorong oleh karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan serta tingginya aktivitas industri dan konsumsi domestik. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan akan layanan logistik multimoda yang terintegrasi.
“Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kapabilitas dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: