Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Harga Bahan Baku Melonjak, RI Cari Pasokan Plastik Kemasan ke Malaysia

        Harga Bahan Baku Melonjak, RI Cari Pasokan Plastik Kemasan ke Malaysia Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Lonjakan harga bahan baku plastik akibat konflik global, mendorong Indonesia mencari alternatif pasokan, termasuk menjajaki impor dari Malaysia.

        Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas rantai pasok kemasan pangan, di tengah ancaman kenaikan biaya yang bisa berdampak langsung pada harga produk di pasar.

        Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pemerintah Sam Herodian mengungkapkan, peluang impor tersebut muncul seiring komunikasi dagang antara Indonesia dan Malaysia, termasuk dalam konteks ekspor beras.

        “Plastik ternyata saya peluang (impor) dari Malaysia."

        "Tawaran itu ada, kita lagi nyari peluang (impor) ya, kita kan bahan bakunya (nafta) dari minyak bumi," kata Sam dalam media briefing di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Senin (20/4/2026).

        Ketergantungan bahan baku plastik pada minyak bumi membuat sektor ini sangat sensitif terhadap gejolak global, termasuk dampak perang di Iran yang mengganggu distribusi energi dan bahan baku.

        Pemerintah pun tidak hanya mempertimbangkan plastik untuk kemasan beras biasa, tetapi juga jenis lain yang lebih tahan lama untuk mendukung ketahanan pangan.

        “Bahkan bukan hanya plastik untuk kemasan yang 5 kilogram, termasuk namanya hermetic bag, untuk bisa menyimpan beras sampai 2-3 tahun tanpa harus dikasih obat dan seterusnya,” tutur Sam.

        Meski demikian, rencana impor tersebut masih dalam tahap penjajakan awal.

        Pemerintah juga membuka peluang mencari sumber pasokan dari negara lain, guna mengurangi ketergantungan pada satu negara.

        “Masih baru penjajakan."

        "Artinya kita punya sumber yang lain lah, tidak harus dari sana,” cetus Sam.

        Baca Juga: Selain Nafta, Ini Penyebab Harga Plastik Meningkat

        Pemerintah berupaya mengantisipasi dampak lanjutan, agar lonjakan biaya kemasan tidak membebani masyarakat.

        Penjajakan impor menjadi salah satu strategi untuk menjaga ketersediaan, sekaligus menahan tekanan harga di tengah ketidakpastian global. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: