Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        DPP PSI Merasa Kehilangan Ade Armando Mundur Buntut Laporan 40 Ormas yang Persoalkan Potongan Video JK

        DPP PSI Merasa Kehilangan Ade Armando Mundur Buntut Laporan 40 Ormas yang Persoalkan Potongan Video JK Kredit Foto: Andi Hidayat
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kader PSI, Ade Armando, menyatakan mengundurkan diri dari PSI hal ini merupakan buntut pelaporan 40 ormas Islam ke polisi terhadap Ade Armando yang dianggap menyebarkan video ceramah Jusuf Kalla yang dinilai tidak utuh dan dianggap melakukan penodaan agama.

        "Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI. Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur demi kebaikan bersama,” kata Ade Armando di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa 5 April 2026.

        Ade melanjutkan, keputusan ini diambil karena banyak kelompok yang menunggangi isu dan mengorkestrasi serangan ke PSI.

        Padahal menurutnya, tayangan video di Cokro TV yang menjadi dasar pelaporan ormas Islam itu merupakan kerja jurnalistik dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi, tidak terkait dengan sikap politik PSI. 

        "Saya memang dilaporkan karena saya dianggap menghasut dan memprovokasi. Seandainya yang menjadi sasaran tembaknya adalah hanya saya, saya tidak keberatan, saya akan hadapi kalau dipanggil polisi, saya akan datang dan jelaskan bahwa saya tidak melakukannya. Masalahnya pada saat yang sama ternyata ada kelompok-kelompok yang dengan sengaja mengorkestrasi ini untuk juga menyerang dan menghancurkan PSI, saya tidak terima itu,” imbuhnya.

        “Yang saya sampaikan melalui video saya di Cokro TV, itu sama sekali tidak atas perintah oleh PSI. PSI bahkan tidak tahu bahwa saya membuat video tersebut. Jadi kritik-kritik saya tidak pernah saya konsultasikan ke pimpinan PSI, tidak pernah saya tanyakan dulu kepada PSI, itu adalah sepenuhnya kerja jurnalistik saya,” lanjut Ade.

        Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menyatakan menerima pengunduran diri Ade Armando.

        "Kemarin kami mendiskusikan dan mengajak Bang Ade untuk berdiskusi tentang kondisi kekinian, kemudian Bang Ade menyatakan mengundurkan diri sebagai kader dan DPP PSI menerima pengunduran diri Bang Ade Armando, sehingga sejak kemarin malam jam 7, Bang Ade bukan lagi kader PSI,” paparnya.

        Lebih jauh Ahmad Ali menambahkan, DPP PSI menerima keputusan itu karena menghargai kebebasan dan hak Ade untuk menyampaikan pendapat juga kritikan terhadap apa yang menurutnya menyimpang.

        Meski menerima pengunduran diri Ade, Ahmad Ali mengatakan kehilangan tokoh penting yang telah banyak berkontribusi bagi PSI.

        "Ini tentu suatu kehilangan yang sangat besar. Kami kehilangan satu tokoh, pemikir, yang selama ini menjadi partner diskusi, bahkan menjadi pengawas moral di internal DPP PSI. Sesungguhnya yang dikritik Bang Ade ini bukan hanya tokoh-tokoh publik di luar, kami pun di PSI itu selalu dalam pemantauan beliau. Jadi ketika DPP PSI melakukan satu langkah yang menurut dia salah, dia juga gas (kritik),” pungkas Ali.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: