Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        OKX Perkenalkan Agent TradeKit, Platform Open-Source untuk Pengembang AI dan Builder Infrastruktur MCP

        OKX Perkenalkan Agent TradeKit, Platform Open-Source untuk Pengembang AI dan Builder Infrastruktur MCP Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        OKX memperkenalkan Agent TradeKit, rangkaian lebih dari 80 tools open-source berbasis Model Context Protocol (MCP) yang dirancang untuk membantu pengembang AI dan komunitas builder membangun, menguji, serta men-deploy strategi perdagangan langsung di ekosistem bursa OKX.

        Agent TradeKit hadir sebagai solusi bagi pengembang AI, tim kuantitatif, dan pembangun autonomous agent untuk mengintegrasikan kemampuan centralized exchange (CEX) ke dalam alur kerja agentic secara lebih cepat dan efisien. Produk ini pertama kali dirilis secara global pada 10 Maret 2026 dan kini mulai diperkenalkan kepada komunitas pengembang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Filipina, Thailand, dan Kamboja.

        Dibangun di atas standar terbuka MCP, Agent TradeKit kompatibel dengan berbagai klien AI seperti Claude Desktop, Claude Code, Cursor, dan Cline, serta agen kustom yang dikembangkan menggunakan MCP SDK.

        Agent TradeKit tersedia sebagai perangkat lunak open-source berlisensi MIT dan menyediakan lebih dari 80 tools modular yang terbagi ke dalam delapan modul fungsional, mulai dari market data hingga trading bot otomatis.

        “Dalam beberapa tahun terakhir, large language model (LLM) semakin banyak digunakan untuk analisis pasar oleh komunitas kuantitatif dan pengembang AI. Namun, proses integrasi hasil analisis AI dengan API bursa masih memerlukan pengembangan tambahan yang kompleks, mulai dari autentikasi, signing, rate limiting, hingga penanganan error,” tulis OKX dalam keterangannya.

        Melalui Agent TradeKit, pengembang dapat memangkas proses tersebut secara signifikan. Pengguna dapat memasang MCP Server atau CLI dalam waktu kurang dari tiga menit, kemudian langsung mengakses lebih dari 80 tools siap pakai untuk market data, spot trading, futures, swaps, options, algo orders, manajemen akun, hingga trading bot.

        Agent TradeKit dibagi dalam delapan modul utama, yakni Market Data, Spot, Swap, Futures, Options, Algo, Account, dan Bot. Modul-modul tersebut mendukung berbagai kebutuhan perdagangan dan otomatisasi, termasuk fitur Spot Grid, Contract Grid, hingga strategi dollar-cost averaging (DCA).

        Salah satu diferensiasi utama Agent TradeKit adalah dukungan terhadap perdagangan options dan grid bot automation berbasis MCP, yang disebut OKX sebagai salah satu yang pertama di industri bursa kripto global.

        Dari sisi arsitektur, Agent TradeKit mengusung pendekatan developer-first dengan sejumlah fitur keamanan dan efisiensi, seperti penyimpanan API key secara lokal (local-first/zero leakage), permission-aware tool registration, token-efficient design, demo mode terisolasi penuh, hingga mekanisme dry-run confirmation sebelum eksekusi transaksi.

        Selain itu, Agent TradeKit menggunakan typed schemas pada MCP Server untuk membantu memastikan instruksi AI tetap valid secara struktural dan mengurangi risiko hallucinated trade parameters yang kerap ditemukan pada sistem berbasis instruksi teks biasa.

        Seluruh kode Agent TradeKit tersedia secara terbuka dan dapat diaudit maupun dimodifikasi oleh komunitas pengembang melalui lisensi open-source MIT.

        Pengembang dapat mengakses halaman produk, dokumentasi teknis, dan repositori publik Agent TradeKit melalui situs resmi OKX dan GitHub.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Sufri Yuliardi

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: