Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Resmi Masuk Indonesia, VinFast Buka Pemesanan 3 Motor Listrik Baru

        Resmi Masuk Indonesia, VinFast Buka Pemesanan 3 Motor Listrik Baru Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, akhirnya resmi membuka keran pemesanan untuk lini motor listrik mereka di pasar Indonesia. Pada tahap awal perkenalan ini, pihak pabrikan langsung memboyong tiga model sekaligus ke tanah air.

        Ketiga unit kendaraan ramah lingkungan tersebut meliputi varian VinFast Evo, VinFast Feliz II, serta VinFast Viper. Seluruh model motor listrik yang dibawa ini dipasarkan dengan menggunakan skema sistem tukar baterai atau *battery swapping*.

        "Peluncuran tiga model e-scooter dengan sistem tukar baterai secara bersamaan mencerminkan keseriusan serta strategi jangka panjang VinFast dalam membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia," kata Managing Director of VinFast E-motorcycles Overseas Market, Vo Thi Cam Tu, Jumat, 22 Mei 2026.

        Proses pemesanan awal unit sudah mulai dibuka sejak 20 Mei hingga tanggal 20 Juni 2026 mendatang melalui situs resmi perusahaan. Bagi konsumen yang melakukan transaksi pada periode tersebut akan langsung mendapatkan potongan harga khusus sebesar Rp1,6 juta.

        Berikut adalah rincian harga untuk ketiga model motor listrik VinFast di Indonesia:

        Baca Juga: VinFast Kasih Gratis Isi Daya hingga 2029 di Stasiun V-Green untuk Pembeli Awal VF MPV 7 Rakitan Subang

        • VinFast Evo: Rp18.980.000 (skema langganan baterai) atau Rp26.260.000 (termasuk dua baterai).
        • VinFast Feliz II: Rp20.100.000 (skema langganan baterai) atau Rp27.380.000 (termasuk dua baterai).
        • VinFast Viper: Rp24.410.000 (skema langganan baterai) atau Rp31.690.000 (termasuk dua baterai).

        Pihak manajemen menjadwalkan proses pengiriman unit pertama kepada konsumen di Indonesia akan mulai berjalan pada Juni 2026. Langkah penetrasi pasar ini dinilai sangat potensial seiring adanya dukungan berbagai kebijakan pemerintah terkait percepatan transisi energi bersih.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: