- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Lo Kheng Hong Diam-Diam Borong SIMP dan GJTL Saat Pasar Saham Berdarah
Kredit Foto: Youtube
Di tengah tekanan terhadap sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), investor senior Lo Kheng Hong tercatat melakukan akumulasi saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) sekaligus menambah kepemilikan di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) pada Mei 2026.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 20 Mei 2026, Lo Kheng Hong mulai masuk sebagai pemegang saham utama SIMP dan meningkatkan porsi kepemilikan di GJTL.
Data KSEI menunjukkan Lo Kheng Hong membeli 793,64 juta saham SIMP sehingga menguasai sekitar 5,12% saham perseroan.
Dengan transaksi tersebut, nama Lo Kheng Hong langsung masuk dalam daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5% di emiten perkebunan Grup Salim tersebut.
Selain SIMP, investor yang dijuluki “Warren Buffett Indonesia” itu juga tercatat menambah kepemilikan saham GJTL. Jumlah saham yang dimiliki investor tersebut naik dari 6,74% menjadi 6,77% setelah membeli tambahan sekitar 912,40 ribu saham.
Baca Juga: FTSE Russell Coret 4 Saham RI dari Indeks Global, Ini Penyebabnya
Baca Juga: Cara Menghadapi Krisis Ekonomi ala Warren Buffett Biar Gak Boncos
Penambahan kepemilikan di GJTL melanjutkan aksi akumulasi yang sebelumnya telah dilakukan sepanjang April 2026.
Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek, pada akhir Maret 2026 Lo Kheng Hong memiliki 218,03 juta saham atau setara 6,257% saham GJTL. Jumlah tersebut meningkat sekitar 8,13 juta saham dibandingkan periode sebelumnya.
Data KSEI juga menunjukkan Lo Kheng Hong masih mempertahankan kepemilikan besar di PT ABM Investama Tbk (ABMM) sebesar 155,38 juta saham atau setara 5,64%.
Di tengah volatilitas pasar, sejumlah investor lain juga tercatat melakukan akumulasi saham.
Henan Putihrai Asset Management menambah kepemilikan saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) sebanyak 3,91 juta saham sehingga kepemilikannya naik dari 11,83% menjadi 11,91%.
PT Triple Bersama Berkah masuk sebagai pemegang saham baru PT Era Pratama Abadi Tbk (EPAC) setelah membeli 225,40 juta saham atau setara 6,82%.
Ferry Sudjono juga menambah 1,06 juta saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) sehingga kepemilikannya meningkat menjadi 5,12%.
Sementara itu, PT Charnic Capital Tbk mulai masuk ke saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) dengan kepemilikan awal sebesar 5,26% setelah membeli 68,42 juta saham.
PT Samuel Sekuritas Indonesia turut meningkatkan kepemilikan di PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) menjadi 12,39%, sedangkan CGS International Securities Singapore Pte Ltd menambah kepemilikan di PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) menjadi 5,28%.
Di sisi emiten, PT United Tractors Tbk (UNTR) tercatat menambah saham treasury sebanyak 615,90 ribu lembar sehingga porsi saham treasury meningkat menjadi 5,71%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri