Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ancam Serang Kyiv, Rusia Peringatkan Diplomat Asing Segera Mengungsi

        Ancam Serang Kyiv, Rusia Peringatkan Diplomat Asing Segera Mengungsi Kredit Foto: Reuters/Dado Ruvic
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah Rusia mengeluarkan peringatan keras kepada warga negara asing untuk meninggalkan kota Kyiv. Peringatan ini disampaikan oleh pihak Moskow pada hari Senin tanggal 25 Mei 2026 kemarin.

        Rusia berencana melakukan serangan terhadap pusat pengambilan keputusan militer Ukraina. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa serangan pembalasan akan menargetkan pos komando di ibu kota.

        Pihak kementerian mendesak seluruh personel organisasi internasional untuk segera pergi. Para warga asing diminta meninggalkan kota secepat mungkin demi keselamatan mereka.

        Peringatan tersebut dikeluarkan pasca adanya serangan mematikan dari pihak Ukraina. Serangan tentara Ukraina dilaporkan telah menewaskan enam warga sipil Rusia.

        Pelaksana Tugas Gubernur Yegor Kovalchuk memberikan rincian korban di wilayah Bryansk. Satu orang tewas akibat serangan artileri di desa Belaya Beryozka.

        Satu orang warga lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka di lokasi. Serangan artileri tersebut turut merusak beberapa gedung apartemen dan fasilitas umum.

        Empat orang dilaporkan tewas di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia. Dua korban tewas di antaranya merupakan anak di bawah umur.

        Wali Kota Ivan Gorlovkin menyebut kematian tersebut akibat serangan drone Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat 173 drone.

        Ratusan pesawat tanpa awak tersebut dihancurkan di 14 wilayah berbeda. Penghancuran drone militer tersebut termasuk dilakukan di wilayah Krimea.

        Di sisi lain Staf Umum Ukraina melayangkan tuduhan serupa kepada Rusia. Rusia dituduh meluncurkan sebanyak 262 drone sepanjang malam hari.

        Pihak Ukraina mengklaim berhasil melumpuhkan 246 drone milik Rusia. Kepala Administrasi Militer Wilayah Kharkiv Oleh Syniehubov memberikan laporan tambahan.

        Pasukan Rusia meluncurkan serangan drone ke pusat kota Kharkiv. Serangan udara juga menghantam 21 pemukiman dalam 24 jam terakhir.

        Insiden tersebut mengakibatkan 18 orang warga mengalami luka-luka. Salah satu korban luka dalam serangan tersebut merupakan seorang anak.

        Baca Juga: Rudal Oreshnik Rusia Jadi Sorotan, Spesifikasinya Bikin Ngeri Musuh! Melaju Mach 5 dan Sulit Dilacak

        Satu orang tewas akibat serangan Rusia di wilayah Sumy. Gubernur wilayah Oleh Hryhorov menyebut empat orang lainnya juga terluka.

        Verifikasi independen terhadap klaim kedua belah pihak masih sulit dilakukan. Perang yang masih berlangsung membuat data lapangan belum bisa dipastikan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: