Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Zelensky Dibuat Kaget, Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal Buatan Korea Utara

Zelensky Dibuat Kaget, Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal Buatan Korea Utara Kredit Foto: BBC
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ukraina mengungkap pernyataan yang mengejutkan dalam eskalasi perang dengan Rusia. Kiev mengatakan bahwa wilayahnya kembali diserang menggunakan rudal balistik buatan Korea Utara.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menyatakan rudal balistik tersebut diluncurkan musuh dalam gelombang serangan besar yang menghantam sejumlah wilayah negaranya, termasuk kawasan sekitar Kiev.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tiba-tiba Jadi Lawan Prabowo Bukanlah Hal Mustahil: Dia Besar di Golkar, Bukan Gerindra

"Data awal menunjukkan rudal yang digunakan untuk menyerang wilayah kami berasal dari Korea Utara," kata Presiden Volodymyr Zelensky, dikutip dari Reuters Jumat (31/7/2026).

Rusia baru-baru ini melancarkan serangan udara besar-besaran menggunakan puluhan rudal dan ratusan pesawat nirawak (drone) pada malam hari. Serangan itu menewaskan sedikitnya sembilan orang ketika adanya keterbatasan amunisi dalam sistem pertahanan udara dari Ukraina.

Menurut Zelensky, salah satu rudal menghantam sebuah rumah di Desa Radushne, Kota Kryvyi Rih. Serangan tersebut merenggut nyawa lima anggota satu keluarga. Ia menjelaskan, rumah tersebut rata dengan tanah setelah dihantam rudal. Korban tewas terdiri atas sepasang suami istri dan tiga anak mereka.

Nasib empat anak lain dari keluarga tersebut, termasuk seorang cucu yang masih berusia sekitar satu setengah tahun, belum dapat dipastikan karena proses pencarian dan identifikasi masih berlangsung.

Penggunaan Rudal Korea Utara diperkuat oleh temuan awal militer dari Ukraina. Seorang sumber militer mengatakan radar pertahanan udara mendeteksi dua lintasan rudal yang memiliki karakteristik serupa dengan rudal balistik jarak pendek KN-23 atau KN-24. Keduanya diketahui merupakan produk Korea Utara.

Menurut sumber tersebut, dua lintasan radar biasanya mengindikasikan sedikitnya empat rudal ditembakkan ke arah wilayah dari Kryvyi Rih. Namun, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan seluruh titik dampak rudal.

Meski demikian, Ukraina menegaskan identifikasi akhir baru bisa dilakukan setelah tim forensik mempelajari pecahan rudal yang ditemukan di lokasi ledakan.

Baca Juga: Kenang Gus Dur hingga Peringatan Soal Pemimpin Korup, Ada Pesan Tegas di Balik Napak Tilas Mahfud MD

Sejak akhir 2023, Rusia diketahui mulai menggunakan rudal KN-23 dan KN-24 buatan Korea Utara di Perang Ukraina. Rudal tersebut memiliki daya ledak yang lebih besar dan jangkauan lebih jauh dibandingkan rudal balistik dari Iskander Rusia. Meski demikian, ia memiliki tingkat akurasi yang lebih rendah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar