- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Batam Resmi Jadi Magnet AI Asia Tenggara, Investasi Data Center Rp88 Triliun Mengalir
Kredit Foto: Romus Panca
PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGSB) menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) senilai Rp88 triliun untuk mendukung pembangunan AI data center di Nongsa, Batam.
Proyek yang dikembangkan EGSB bersama Range Intelligent Computing Technology Company Limited (Range IDC) asal Tiongkok itu menjadi ekspansi internasional pertama perusahaan di luar negaranya. Nilai investasinya mencapai US$5 miliar atau sekitar Rp88 triliun dengan luas pengembangan 30 hektare di Teluk Mata Ikan, Nongsa.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital dan industri teknologi tinggi di Batam.
“PLN Batam hadir untuk memastikan kebutuhan energi bagi pengembangan data center dapat dipenuhi secara andal, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pelaksana Harian Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai investasi tersebut menjadi bukti kesiapan Batam sebagai pusat industri digital dan artificial intelligence (AI) regional.
“Batam memiliki keunggulan geografis, konektivitas internasional, dan kesiapan kawasan yang kompetitif untuk industri digital masa depan,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat KEK untuk Genjot Investasi, Airlangga Soroti Peluang Data Center
Baca Juga: AFTECH dan Jalin Soroti Ancaman Fraud Berbasis AI di Sistem Pembayaran Digital
Direktur EGSB, Efendi, mengatakan pusat data berbasis AI tersebut akan menjadi pusat pemrosesan AI, machine learning, dan cloud computing modern di Asia Tenggara.
Ia menegaskan kolaborasi dengan PLN Batam menjadi faktor penting untuk menjamin keandalan operasional data centertersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Romus Panca
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: