Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ganggu Negosiasi Iran-Amerika, Trump Janji Selesaikan Segera Isu Pasukan Israel di Lebanon

        Ganggu Negosiasi Iran-Amerika, Trump Janji Selesaikan Segera Isu Pasukan Israel di Lebanon Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan akan segera turun tangan terkait sikap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang tetap mempertahankan pasukan Israel di Lebanon selatan, meski upaya deeskalasi di kawasan Timur Tengah terus didorong oleh Washington.

        Pernyataan Trump muncul setelah Netanyahu menegaskan bahwa militer Israel akan tetap berada di zona keamanan di Lebanon selatan dan melanjutkan operasi terhadap berbagai ancaman yang dianggap membahayakan warga serta tentara Israel.

        Baca Juga: Dibongkar Media Israel, Trump Diam-diam Ingin Gulingkan Netanyahu usai Ganggu Negosiasi Iran-Amerika

        Hal tersebut di sisi lain membahayakan upaya negosiasi damai yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Iran. Teheran diketahui menilai bahwa gencatan senjata dari Israel dan Lebanon merupakan salah satu syarat perdamaian Washington dan Iran.

        “Kami akan melihat situasinya,” kata Trump, dikutip Selasa (23/6).

        Trump kemudian menambahkan dirinya dikenal sebagai sosok yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan dengan cepat.

        “Saya menyelesaikan masalah dengan sangat cepat, termasuk dengan Bibi (Netanyahu),” ujarnya.

        Sebelumnya, kantor Netanyahu mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut telah digelar pertemuan antara perdana menteri, menteri pertahanan, kepala staf militer dan komandan wilayah utara untuk membahas situasi keamanan di Lebanon selatan.

        Dalam pernyataan tersebut, pemerintah Israel menegaskan bahwa Israel Defense Forces (IDF) akan terus menjalankan operasi militer secara tegas demi menetralkan ancaman terhadap tentara dan warga Israel.

        “IDF akan terus bertindak dengan tegas untuk menetralisir ancaman terhadap tentara dan warga kami, menghancurkan infrastruktur teroris, serta mempertahankan zona keamanan di Lebanon selatan,” demikian pernyataan kantor Netanyahu.

        Netanyahu, Menteri Pertahanan Israel dan Kepala Staf Militer juga menegaskan bahwa keamanan warga Israel dan pasukan IDF akan tetap menjadi prinsip utama yang tidak dapat dikompromikan.

        Sikap keras Netanyahu tersebut berpotensi menjadi tantangan bagi upaya diplomasi yang tengah dilakukan Amerika Serikat untuk meredakan ketegangan di kawasan.

        Pernyataan Trump yang berjanji akan “mengurusnya dengan cepat” juga memunculkan sinyal bahwa Washington tidak menutup kemungkinan untuk ikut campur dalam menyelesaikan perselisihan mengenai keberadaan pasukan Israel di Lebanon selatan.

        Baca Juga: Sosok Kuat Lindungi Roy Suryo dan Dokter Tifa hingga Tak Ditahan di Kasus Ijazah Jokowi, Kata Peradi

        Perkembangan ini terjadi di tengah upaya Amerika Serikat mendorong stabilitas regional, termasuk melalui pembicaraan dengan Iran dan pembentukan mekanisme dekonflik di Timur Tengah, yang salah satu tujuannya adalah mencegah meluasnya konflik di Lebanon dan kawasan sekitarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: