Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Investor Asal China Masuk, Proyek Listrik dari Sampah di Kabupaten Bandung Bakal Segera Dibangun

        Investor Asal China Masuk, Proyek Listrik dari Sampah di Kabupaten Bandung Bakal Segera Dibangun Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Investor asal China menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, dalam percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Oxbow Cicukang, Kecamatan Margaasih. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

        Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan investor asal China bersama perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah meninjau langsung lokasi proyek sebagai tindak lanjut percepatan pembangunan PSEL di Kabupaten Bandung.

        "Perwakilan yang ditugaskan langsung oleh Pak Menteri Dalam Negeri hadir. Alhamdulillah investor dari China juga hadir untuk melihat langsung kesiapan lokasi," kata Dadang di Bandung, Rabu (1/7/2026) dikutip dari ANTARA.

        Menurut Dadang, pembangunan PSEL menjadi kebutuhan mendesak mengingat Kabupaten Bandung menghasilkan sekitar 1.800 ton sampah setiap hari. Sementara itu, kuota pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti hanya sekitar 280 ton per hari atau sekitar 15 persen dari total timbulan sampah.

        Untuk mempercepat realisasi proyek tersebut, Pemkab Bandung telah menyiapkan berbagai tahapan, mulai dari pembebasan lahan, pelebaran akses jalan, hingga penyusunan nota kesepahaman (MoU) bersama investor dan pemerintah pusat.

        "Lokasinya sudah clear, lahan siap dibebaskan, jalan juga siap dilebarkan. Tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda," ujarnya.

        PSEL Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Oxbow Cicukang dirancang mampu mengolah 600 hingga 800 ton sampah per hari menjadi energi listrik. Kapasitas tersebut setara sekitar 33 hingga 44 persen dari total produksi sampah harian di Kabupaten Bandung.

        Dadang mengatakan pemerintah akan segera menyusun lini masa pembangunan, mulai dari proses pembebasan lahan, pelebaran jalan hingga konstruksi fasilitas PSEL.

        "Kami akan langsung menyusun timeline mulai dari pembebasan lahan, pelebaran jalan sampai proses pembangunan. Insya Allah pembangunan segera dimulai," katanya.

        Ia menjelaskan, fasilitas PSEL akan menggunakan sistem pengolahan tertutup sehingga sampah dapat langsung diolah menjadi energi listrik tanpa menimbulkan bau. Sistem tersebut diharapkan mampu mengurangi beban pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti.

        Baca Juga: Bisa Daftar Online, Pemkot Bandung Buka 2.595 Lowongan Kerja Lewat Virtual Job Fair

        Pemkab Bandung menargetkan PSEL Cicukang mulai beroperasi pada 2027. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah, mengurangi ketergantungan terhadap TPA Sarimukti, serta mendukung pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik.

        Selain pembangunan PSEL, pemerintah daerah juga terus mengoptimalkan pengelolaan sampah melalui TPST yang telah beroperasi, pengurangan sampah dari sumbernya, serta peningkatan kapasitas pengolahan di tingkat kawasan untuk menekan volume sampah yang dikirim ke TPA Sarimukti.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: