Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Masih Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham Saham Pekan Ini!

        IHSG Masih Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham Saham Pekan Ini! Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSg) diperkirakan masih berada pada fase konsolidasi dengan bias hati-hati. Koreksi mingguan yang relatif tipis menunjukkan tekanan jual mulai lebih terkendali, namun penurunan nilai transaksi dan outflow asing year to date yang masih besar membuat kualitas rebound belum sepenuhnya kuat.

        Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah, melihat secara fundamental dan teknikal pekan 6-10 Juli, area support terdekat IHSG berada di 5.800-5.760, dengan support lanjutan di 5.650 apabila tekanan Rupiah atau sentimen global kembali memburuk. 

        "Sementara itu, resistance terdekat berada di 5.950, lalu area psikologis 6.000-6.050 yang perlu ditembus dengan volume lebih solid dan konfirmasi foreign inflow agar tren pemulihan menjadi lebih valid," jelasnya dalam analisanya Senin (6/7/2026).

        Ia pun menyarankan dalam kondisi saat ini, strategi yang paling prudent adalah defense first, hindari averaging down agresif pada saham berlikuiditas tipis, gunakan entry bertahap, dan prioritaskan saham big caps yang likuid.

        "Jika Rupiah mampu stabil di bawah Rp17.900 dan asing mulai kembali net buy secara konsisten, IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound ke 6.000-6.050. Namun jika Rupiah kembali menembus Rp18.000 dan FOMC minutes bernada hawkish, risiko retest area 5.800-5.650 masih terbuka," terang dia.

        Baca Juga: IHSG Melemah 0,35% Sepanjang Pekan, Kapitalisasi Pasar Turun ke Rp10.287 Triliun

        Baca Juga: IHSG Terbang 2,28%, Saham Perbankan hingga Energi Mengerek Indeks

        Adapun pada pekan ini IPOT merekomendasikan saham sebagai berikut:

        1. Buy INCO (Current Price: 4,580, Entry: 4,580, Target Price: 5,050 (10.26%), Stop Loss: 4,420 (-3.49%) dan Risk to Reward Ratio1:2.9). 

        Emiten INCO (PT Vale Indonesia Tbk) layak buy karena bergerak di atas EMA5 hingga EMA50 sería berhasil memantul di area support kuat 4400.

        2. Buy AMMN (Current Price: 3,500, Entry: 3,500, Target Price: 3,800 (8.57%), Stop Loss: 3,380 (-3.43%) dan Risk to Reward Ratio 1:2.5). 

        Emiten AMMN (PT Amman Mineral Internasional Tbk) menarik untuk buy karena bergerak sideways pada rentang 3000 - 4000. Oleh sebab itu, manfaatkan pantulan pada area support sideways dengan potensi menuju area resist 4000.

        3. Buy TPIA (Current Price: 2,760, Entry: 2,760, Target Price: 3,050 (10.51%), Stop Loss: 2,650 (-3.99%) dan Risk to Reward Ratio 1:2.6). 

        Saham TPIA (PT Chandra Asri Pacific Tbk) secara jangka pendek begerak uptrend dan masih bertahan di area uptrend channelnya.

        4. Buy Obligasi FR106. Instrumen pendapatan tetap juga menarik untuk diperhatikan pekan ini. Bagi investor yang ingin memperoleh imbal hasil maksimal, seri FR106 dengan YTM 7.16% dapat menjadi pilihan utama karena menawarkan return kompetitif dengan tenor panjang. 

        Sementara itu, untuk investor yang lebih mengutamakan fleksibilitas dengan tenor jangka pendek, seri FR101 dengan YTM 7.09% tetap memberikan peluang menarik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: