Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rocky Gerung Disentil Sekarang Jinak ke Pemerintah dan Jadi Ambasador MBG

        Rocky Gerung Disentil Sekarang Jinak ke Pemerintah dan Jadi Ambasador MBG Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung kualitas generasi masa depan Indonesia.

        enurutnya, upaya mencetak anak-anak yang mampu berpikir kritis tidak hanya bergantung pada pendidikan di sekolah, tetapi juga dimulai dari keamanan dan kualitas makanan yang disiapkan di dapur SPPG.

        Rocky menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto membutuhkan pengelolaan dapur yang profesional. Karena itu, ia mengapresiasi keterlibatan Polri dalam mengawal keamanan dan kualitas pangan yang disalurkan kepada para penerima manfaat.

        "Pencernaan dimulai di dapur SPPG. Ada jaminan ketika makanan selesai itu layak cerna. Jangan sampai mobil MBG (Makan Bergizi Gratis) jadi mobil ambulance," ujar Rocky Gerung di akun Divisi Humas Polri.

        Menurut Rocky, proses pencernaan pada dasarnya telah dimulai sejak bahan pangan diolah di dapur. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap proses pengolahan makanan menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan pangan.

        Ia menilai peran pengawasan di dapur SPPG diperlukan untuk memastikan makanan yang didistribusikan memenuhi standar kesehatan dan kebersihan sehingga dapat meminimalkan risiko keracunan maupun gangguan kesehatan lainnya.

        Netizen Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung

        Meski pernyataan Rocky berfokus pada pentingnya kualitas pangan, respons warganet justru banyak mengarah pada perubahan sikap politiknya.

        Setelah cuplikan pernyataannya diunggah melalui akun resmi Divisi Humas Polri, kolom komentar dipenuhi berbagai tanggapan dari netizen. Sebagian menilai Rocky kini lebih lunak terhadap pemerintahan dibandingkan saat era sebelumnya.

        "Wah jadi ambasador MBG Rocky Gerung," tulis akun gem****.

        Komentar lain juga menyoroti cara Rocky menyebut nama kepala negara. "Beliau berani bilang Jokowi tanpa pak. Tapi gak berani manggil Prabowo tanpa pak dan jabatan presiden," tulis akun dod****.

        Sementara akun Pa**** berkomentar singkat, "Jinak, kaya kucingku di rumah."

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: