Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        VinFast VF 2 vs Wuling Air ev, Duel Mobil Listrik Mungil Harga Rp 100 Jutaan, Mana Lebih Unggul?

        VinFast VF 2 vs Wuling Air ev, Duel Mobil Listrik Mungil Harga Rp 100 Jutaan, Mana Lebih Unggul? Kredit Foto: VinFast
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kehadiran VinFast VF 2 menambah persaingan di segmen mobil listrik mungil. Model terbaru asal Vietnam itu diposisikan sebagai kendaraan perkotaan dengan harga terjangkau, segmen yang selama ini identik dengan Wuling Air ev di Asia Tenggara.

        Di pasar Vietnam, VinFast VF 2 dipasarkan mulai 188 juta dong atau sekitar Rp128 jutaan, sudah termasuk baterai. Banderol tersebut menempatkannya di kelas yang sama dengan Wuling Air ev, sehingga keduanya berpotensi menjadi rival langsung jika VF 2 nantinya masuk ke Indonesia.

        Lalu, bagaimana jika kedua mobil listrik ini dibandingkan?

        Dimensi: VinFast VF 2 Lebih Bongsor

        Secara ukuran, VinFast VF 2 memiliki dimensi yang sedikit lebih besar. Mobil ini memiliki panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, tinggi 1.663,2 mm, dan jarak sumbu roda 2.065 mm.

        Sebagai pembanding, Wuling Air ev memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.631 mm, serta wheelbase 2.010 mm.

        Artinya, VF 2 menawarkan bodi yang lebih panjang, lebih tinggi, dan wheelbase lebih panjang yang berpotensi memberikan ruang kabin lebih lega. Sementara itu, Air ev sedikit unggul dari sisi lebar bodi. Keduanya sama-sama mengusung konfigurasi dua pintu dengan kapasitas empat penumpang.

        Performa: Tenaga Setara, Air ev Menang Torsi

        Di sektor penggerak, kedua mobil sebenarnya memiliki tenaga yang identik.

        Baca Juga: Digempur Mobil Listrik China, AHY Desak Indonesia Segera Bikin Mobil Nasional!

        VinFast VF 2 menggunakan motor listrik penggerak roda belakang (RWD) yang menghasilkan tenaga 30 kW atau sekitar 40 dk dengan torsi 65 Nm. Kecepatan maksimalnya mencapai 80 km/jam dan tersedia dua mode berkendara, yakni Eco dan Normal.

        Wuling Air ev juga mengandalkan motor listrik bertenaga 30 kW. Bedanya, torsi yang dihasilkan mencapai 110 Nm, baik pada varian Lite 200 km maupun Lite dan Pro 300 km.

        Dengan tenaga yang sama, keunggulan Air ev terletak pada torsi yang lebih besar sehingga berpotensi memberikan akselerasi yang lebih responsif, terutama saat digunakan di lalu lintas perkotaan.

        Baterai: Air ev Punya Opsi Lebih Fleksibel

        VinFast VF 2 dibekali baterai berkapasitas 18,3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 210 km berdasarkan standar NEDC.

        Sementara itu, Wuling Air ev Lite 200 km menggunakan baterai LFP 17,3 kWh dengan daya jelajah hingga 200 km. Bagi konsumen yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh, Wuling juga menawarkan varian Lite 300 km dan Pro 300 km yang mengusung baterai 26,7 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 300 km.

        Meski pilihan baterainya lebih sedikit, VF 2 memiliki keunggulan pada teknologi pengisian daya. Mobil ini sudah mendukung DC fast charging hingga 24 kW sehingga pengisian baterai dari 10 persen ke 70 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 34 menit. Fitur ini belum tersedia pada Wuling Air ev.

        Fitur Keselamatan: Varian Pro Air ev Lebih Lengkap

        Untuk keselamatan, VinFast VF 2 dibekali airbag pengemudi, Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), dan Traction Control System (TCS).

        Di sisi lain, Wuling Air ev Lite sudah menawarkan airbag pengemudi, ABS, EBD, ISOFIX, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), serta immobilizer.

        Varian Pro 300 km bahkan mendapat tambahan fitur seperti airbag penumpang depan, Electronic Stability Control (ESC), Electronic Parking Brake (EPB) dengan Auto Vehicle Hold, serta Hill Hold Control.

        Melihat kelengkapannya, Air ev Pro menawarkan paket keselamatan yang lebih komprehensif dibandingkan VF 2.

        Fitur Kabin

        Masuk ke interior, VinFast VF 2 dibekali panel instrumen digital 7 inci, AC, jok pengemudi dengan pengaturan manual empat arah, serta dua speaker yang terintegrasi dengan radio FM.

        Sementara itu, Wuling Air ev mengusung electric power steering dengan kelengkapan fitur yang berbeda di setiap varian. Varian Pro menjadi pilihan paling lengkap dengan fitur yang lebih beragam dibandingkan versi Lite.

        Baca Juga: VinFast Luncurkan VF 2, Mobil Listrik Mungil Seharga Rp128 Jutaan

        Mana Lebih Layak Dipilih?

        Masing-masing mobil memiliki keunggulan yang berbeda.

        VinFast VF 2 menawarkan dimensi yang lebih besar serta dukungan DC fast charging yang membuat pengisian baterai lebih praktis.

        Sebaliknya, Wuling Air ev masih unggul dari sisi pilihan varian, torsi motor listrik yang lebih besar, opsi baterai dengan jarak tempuh hingga 300 km, serta fitur keselamatan yang lebih lengkap, terutama pada varian Pro.

        Apabila VinFast VF 2 resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga yang kompetitif, persaingan di segmen mobil listrik perkotaan dipastikan akan semakin menarik. Konsumen pun memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan, baik mengutamakan ruang kabin, performa, maupun daya jelajah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: