Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pola Lompat Partai Dedi Mulyadi Terulang? Dari Golkar-Gerindra, Kini Diincar PSI

Pola Lompat Partai Dedi Mulyadi Terulang? Dari Golkar-Gerindra, Kini Diincar PSI Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jurnalis senior Hersubeno Arief menilai Gubernur Jawa Barat sekaligus kader Partai Gerindra, Dedi Mulyadi, kini tengah diincar Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menurut Hersu, Dedi menjadi target akuisisi karena elektabilitasnya lebih tinggi dibanding Presiden Prabowo Subianto dan dinilai mampu memberikan efek ekor jas (coattail effect) bagi PSI.

"Nah langkah lain yang saya dengar ini bahwa Jokowi masih terus melakukan akuisisi-akuisisi dari politisi yang cukup senior dan punya nama besar. Saya kira figur seperti Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, itu menjadi salah satu bidikan atau target utama dari Jokowi," ujar Hersu dalam kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Rabu (19/8).

Ia menambahkan, posisi Dedi di Gerindra kini mulai tidak nyaman karena diposisikan head-to-head dengan Prabowo.

"Enggak mungkinlah ya kalau terus-menerus seperti itu. Tetapi tidak mungkin pula ini Dedi Mulyadi diam begitu saja memanfaatkan kesempatan. Kita masih ingat ya ketika dia sebelumnya lompat dari Partai Golkar, kemudian dia lompat ke Partai Gerindra," jelasnya.

Hersu menilai pola serupa bisa terjadi lagi jika Dedi mendapat tawaran dari PSI. Dengan peluang PSI menjadi partai besar, skenario pasangan Dedi Mulyadi–Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2029 disebut terbuka.

"Kalau kemudian ini win-win, jadi antara Dedi Mulyadi dengan Gibran ya skenarionya, kemudian Dedi Mulyadi dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres tahun 2029. Jadi Gibran masih tetap ada sirkulasi kekuasaan," tandasnya.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa target PSI bukan hanya mengamankan kursi di parlemen, melainkan meraih kemenangan di Pemilu 2029.

"Sekali lagi saya sampaikan, target kita bukan hanya target masuk Senayan. Bukan itu. Target kita adalah kemenangan di 2029," kata Jokowi dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang di Hotel Harper, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga: Bocoran: Budi Arie Disiapkan Gantikan Raja Juli Jadi Sekjen PSI, Jokowi Sering Bertemu di Solo

Di hadapan ribuan pengurus dan kader yang hadir, Jokowi menyebut PSI memiliki target besar yang ingin dicapai, namun ia tidak merinci lebih lanjut dalam forum tersebut.

"Ada target besar yang ingin kita capai, tetapi tidak usah saya sampaikan di sini," ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya