Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Toyota Innova Masih Jadi Mobil Terlaris, tapi Penjualannya Turun Seperempat pada Juni 2026

        Toyota Innova Masih Jadi Mobil Terlaris, tapi Penjualannya Turun Seperempat pada Juni 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Toyota Kijang Innova masih belum tergoyahkan sebagai mobil terlaris di Indonesia. Meski begitu, performanya pada Juni 2026 tidak sekuat bulan sebelumnya setelah penjualan wholesales mengalami penurunan lebih dari 25 persen.

        Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, distribusi Toyota Kijang Innova dari pabrik ke diler sepanjang Juni mencapai 4.967 unit. Jumlah tersebut masih menjadi yang tertinggi dibandingkan model lain di pasar nasional.

        Namun, jika dibandingkan dengan Mei 2026, penjualan Innova turun cukup dalam. Sebulan sebelumnya, model MPV tersebut masih mencatat wholesales 6.658 unit. Artinya, terjadi penurunan sekitar 25,4 persen.

        Dari total penjualan Juni, Innova Zenix tetap menjadi penyumbang terbesar dengan 3.294 unit. Sementara Innova Reborn masih menyumbang 1.673 unit.

        Meski penjualannya terkoreksi, posisi Innova di puncak klasemen belum tergeser. Daihatsu Gran Max Pick Up yang berada di posisi kedua memang terus mendekat setelah mencatat penjualan 4.782 unit atau melonjak 34,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 3.565 unit.

        Dominasi Toyota juga masih terlihat di daftar mobil terlaris Juni 2026. Selain Innova, Avanza menempati posisi ketiga dengan penjualan 3.675 unit, disusul Calya di urutan keempat sebanyak 3.578 unit. Veloz Hybrid dan Rush juga berhasil masuk dalam daftar 10 besar.

        Baca Juga: Toyota Kuasai 30,7 Persen Pasar Mobil Indonesia, Dominasi Astra Masih Sulit Digoyang

        Baca Juga: Jawa Timur Masih Jadi Surga Pasar Otomotif. Toyota Hadirkan New Hilux Generasi 9

        Penurunan Innova sendiri terjadi ketika pasar otomotif nasional justru masih berada dalam tren positif. Sepanjang semester pertama 2026, penjualan wholesales mencapai 436.564 unit atau tumbuh 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

        Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa turunnya penjualan Innova belum tentu mencerminkan pelemahan pasar secara keseluruhan. Bisa jadi, penurunan tersebut lebih dipengaruhi dinamika permintaan bulanan atau distribusi kendaraan yang berubah dari bulan ke bulan.

        Menarik untuk melihat apakah pada bulan-bulan berikutnya Innova mampu kembali memperlebar jarak dengan para pesaingnya, atau justru persaingan di papan atas akan semakin ketat seiring menguatnya penjualan model-model lain.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: