Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Andry Hakim dan Gabriel Rey Kunjungi Kapal Hai Long di Tengah Rights Issue CBRE

        Andry Hakim dan Gabriel Rey Kunjungi Kapal Hai Long di Tengah Rights Issue CBRE Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dua investor publik, Andry Hakim dan Gabriel Rey, mengunjungi kapal Hai Long milik PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) di galangan kapal Gunanusa di tengah proses rights issue yang tengah dipersiapkan perseroan. Kunjungan tersebut berlangsung saat kapal memasuki tahap akhir persiapan sebelum mendukung Proyek Hidayah, salah satu proyek migas lepas pantai strategis nasional yang dijadwalkan mulai beroperasi pekan depan.

        Kunjungan pada Sabtu (18/7) itu turut didampingi Direktur Utama CBRE Suminto Husin Giman. Momentum tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena terjadi di tengah proses aksi korporasi perseroan untuk memperkuat struktur permodalan.

        Saham CBRE sendiri menutup perdagangan Senin (20/7) di level Rp760 per saham. Pergerakan tersebut terjadi di tengah sentimen positif terhadap perkembangan proyek strategis dan rencana aksi korporasi yang sedang disiapkan perusahaan.

        Berdasarkan data kepemilikan saham, Andry Hakim tercatat sebagai salah satu pemegang saham publik CBRE dengan kepemilikan sekitar 5%. Sementara itu, Gabriel Rey melalui PT Pukul Rata Kanan memiliki sekitar 1,01% saham perseroan.

        Meski kunjungan keduanya memunculkan perhatian pasar, hingga saat ini belum terdapat pernyataan maupun keterbukaan informasi mengenai rencana penambahan kepemilikan saham oleh kedua investor tersebut.

        Direktur Utama CBRE Suminto Husin Giman mengatakan perseroan menyambut positif dukungan investor terhadap pengembangan bisnis perusahaan.

        “Kami menyambut baik komitmen dari investor seperti Andry Hakim dan Gabriel Rey yang menunjukkan antusiasme terhadap prospek CBRE di tengah aksi korporasi rights issue yang saat ini sedang kami kerjakan. Kami berharap dengan dukungan mereka maupun investor lainnya, proses rights issue dapat berjalan lancar sesuai rencana. Antusiasme investor menjadi motivasi bagi kami untuk terus merealisasikan proyek-proyek strategis yang telah disiapkan,” ujar Suminto.

        Menurut perseroan, kapal Hai Long menjadi salah satu aset strategis yang akan memperkuat bisnis jasa penunjang migas perusahaan. Setelah resmi menjadi bagian dari aset CBRE, kapal tersebut akan mendukung Proyek Hidayah yang diperkirakan mulai berjalan dalam waktu dekat.

        Baca Juga: Andry Hakim Pertahankan Kepemilikan 5,07% di CBRE Jelang Rights Issue

        Baca Juga: 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan, Siapa yang Paling Tinggi?

        Pengoperasian Hai Long diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan utilisasi aset sekaligus memperkuat pendapatan operasional perseroan seiring bertambahnya aktivitas di sektor migas lepas pantai.

        Di sisi lain, proses rights issue yang sedang dipersiapkan CBRE juga menjadi perhatian investor karena diharapkan memperkuat struktur pendanaan perusahaan untuk mendukung pengembangan proyek-proyek strategis ke depan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: