Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jadi Basis Pasar Ekspor, Isuzu Produksi 300.000 Unit Kendaraan Selama Satu Dekade

        Jadi Basis Pasar Ekspor, Isuzu Produksi 300.000 Unit Kendaraan Selama Satu Dekade Kredit Foto: Muhamad Ihsan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) kembali mencatatkan pencapaian penting di sektor manufaktur nasional. Pabrikan kendaraan niaga tersebut berhasil memproduksi 300.000 unit kendaraan di Isuzu Karawang Plant (IKP), Karawang, Jawa Barat, hanya dalam waktu satu dekade sejak fasilitas tersebut mulai beroperasi pada 2015.

        Capaian ini menjadi penanda konsistensi Isuzu dalam membangun basis produksi kendaraan komersial berstandar global di Indonesia. Tak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik tersebut juga telah menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan produksi Isuzu dunia.

        President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Masayasu Hideshima, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh karyawan, mitra bisnis, pemasok, dealer, hingga dukungan pemerintah yang terus mengiringi perjalanan perusahaan.

        "Pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2015, pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus bagian penting dari jaringan produksi Isuzu dunia," ujar Hideshima dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

        Perkuat Industri Otomotif Nasional

        Menurut Hideshima, pencapaian tersebut bukan sekadar angka produksi, melainkan juga mencerminkan kontribusi Isuzu terhadap pengembangan industri otomotif nasional. Selama satu dekade terakhir, perusahaan terus meningkatkan kemampuan manufaktur dalam negeri melalui pemanfaatan komponen lokal, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan ekspor kendaraan.

        Baca Juga: GIIAS 2026 Siap Digelar, Lebih dari 60 Merek Otomotif Ramaikan Pameran

        Saat ini Isuzu Karawang Plant memproduksi berbagai model kendaraan komersial, mulai dari Isuzu ELF, Isuzu GIGA, hingga Isuzu Traga yang menjadi model dengan volume produksi terbesar. Selain itu, fasilitas ini juga merakit kendaraan UD Trucks, yakni UD Quester dan UD Kuzer, untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.

        Komitmen terhadap penguatan industri lokal juga tercermin dari tingginya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada setiap produk. Isuzu Traga memiliki TKDN sebesar 46,45 persen, disusul Isuzu GIGA sebesar 38,07 persen dan Isuzu ELF sebesar 33,04 persen.

        Peningkatan kandungan lokal tersebut memberikan dampak berganda bagi industri nasional. Selain menyerap 884 tenaga kerja di Isuzu Karawang Plant, keterlibatan vendor lokal juga mendorong transfer teknologi sehingga mampu memenuhi standar kualitas global yang diterapkan Isuzu.

        Jadi Basis Produksi untuk Pasar Ekspor

        Tak hanya memasok pasar domestik, Isuzu Karawang Plant juga berperan sebagai basis produksi kendaraan komersial untuk pasar internasional. Sejak memulai aktivitas ekspor pada 2019, kendaraan produksi Karawang telah dikirim ke 25 negara, termasuk Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama.

        Hideshima menegaskan keberhasilan tersebut menjadi modal bagi Isuzu untuk terus memperkuat daya saing manufaktur Indonesia di pasar global.

        Baca Juga: Ekspor Lampaui 7 Miliar Dolar AS, Industri Komponen Otomotif RI Makin Mendunia

        "Kepercayaan pelanggan, dukungan pemerintah, para pemasok, dealer, serta dedikasi seluruh karyawan menjadi pondasi utama yang memungkinkan kami mencapai pencapaian ini. Kami akan terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing manufaktur nasional, memperbesar kontribusi ekspor, serta menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global," katanya.

        Ke depan, Isuzu berkomitmen terus meningkatkan kualitas produksi guna memenuhi permintaan pasar domestik maupun ekspor. Perusahaan juga akan menghadirkan kendaraan komersial yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha sekaligus siap memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat melalui penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

        Dengan torehan produksi 300.000 unit, Isuzu Karawang Plant semakin mengukuhkan posisinya sebagai fasilitas manufaktur berkelas dunia. Pabrik ini tidak hanya menjadi pusat produksi kendaraan Isuzu dan UD Trucks untuk Indonesia, tetapi juga menjadi salah satu motor penggerak ekspor dan pengembangan industri otomotif nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: