Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Legenda Real Madrid Murka! Argentina Disebut Main Kasar dan Memalukan di Final Piala Dunia 2026

        Legenda Real Madrid Murka! Argentina Disebut Main Kasar dan Memalukan di Final Piala Dunia 2026 Kredit Foto: Instagram/afaseleccion
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 tak hanya menyisakan kekecewaan karena gagal mempertahankan gelar. Perilaku para pemain Tim Tango sepanjang pertandingan hingga setelah peluit panjang juga menuai kecaman dari berbagai tokoh sepak bola dunia.

        Salah satu kritik paling tajam datang dari legenda Real Madrid dan mantan pemain Timnas Inggris, Steve McManaman. Ia menilai Argentina tampil terlalu kasar dan gagal menunjukkan sikap yang pantas di laga sebesar final Piala Dunia.

        Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat. Ferran Torres menjadi penentu kemenangan La Furia Roja lewat gol pada babak perpanjangan waktu.

        Selain kalah, Argentina juga kehilangan Enzo Fernandez yang menerima kartu merah setelah mengoleksi dua kartu kuning. Sepanjang pertandingan, Tim Tango tercatat melakukan 24 pelanggaran dan menerima lima kartu kuning.

        Menurut McManaman, permainan keras Argentina sudah melewati batas dan merusak kualitas pertandingan.

        "Mereka adalah tim terbaik di dunia dengan pemain terbaik di dunia. Namun mereka memukul, mendorong, menendang, menekel dengan kasar sepanjang laga," kata McManaman, dikutip dari ESPN.

        Ia menilai pertandingan final seharusnya menjadi panggung terbaik sepak bola dunia, bukan dipenuhi aksi-aksi yang mencederai sportivitas.

        "Seluruh dunia melihat pertandingan ini. Jika Anda bukan pecinta sepak bola dan menonton final ini, Anda akan meminta pertandingan dihentikan," ujarnya.

        Kritik McManaman tak berhenti pada permainan selama 120 menit. Ia juga menyoroti keributan yang pecah setelah laga usai.

        Baca Juga: Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Takhta Ranking FIFA

        Usai peluit panjang dibunyikan, beberapa pemain Argentina terlibat bentrokan dengan pemain Spanyol. Leandro Paredes terlihat mencekik Eric Garcia sebelum menjatuhkan Gavi ke lapangan, sementara Nahuel Molina terekam memukul tubuh Rodri saat gelandang Spanyol itu merayakan kemenangan.

        Insiden tersebut membuat kemenangan Spanyol sempat ternoda oleh kericuhan antarpemain.

        McManaman menilai tindakan para pemain Argentina tidak mencerminkan kualitas tim yang baru saja tampil di final Piala Dunia.

        "Penampilan Argentina memalukan, memalukan. Mereka tidak bermain bagus, juga bermain dengan cara yang buruk," tegas mantan gelandang Real Madrid tersebut.

        Di sisi lain, Spanyol justru mendapat banyak pujian berkat performa dominan sepanjang turnamen. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil impresif sejak fase grup hingga final dan akhirnya memastikan gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.

        Kemenangan atas Argentina sekaligus mengukuhkan status La Furia Roja sebagai tim terbaik dunia setelah sebelumnya juga menjuarai Euro 2024.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: