Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Messi Tak Balas Sapaan Presiden FIFA, Gestur Sang Kapten Argentina Jadi Perbincangan

Messi Tak Balas Sapaan Presiden FIFA, Gestur Sang Kapten Argentina Jadi Perbincangan Kredit Foto: Instagram/@leomessi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kekecewaan Lionel Messi usai gagal membawa Argentina mempertahankan gelar Piala Dunia 2026 masih menjadi sorotan. Kali ini, perhatian publik tertuju pada momen ketika kapten Tim Tango itu diduga mengabaikan sapaan Presiden FIFA, Gianni Infantino, saat menerima medali runner-up.

Momen tersebut terjadi setelah Argentina takluk 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Furia Roja keluar sebagai juara dunia.

Saat prosesi penyerahan medali dimulai, Messi berjalan menuju podium dengan raut wajah muram. Di hadapannya, Gianni Infantino tampak menyampaikan beberapa patah kata kepada peraih delapan Ballon d'Or tersebut.

Namun, Messi hampir tidak menunjukkan respons. Penyerang berusia 39 tahun itu hanya melangkah melewati Infantino dengan ekspresi datar tanpa memberikan reaksi yang mencolok.

Gestur tersebut langsung memicu berbagai reaksi di media sosial. Banyak penggemar menilai Messi masih sangat terpukul oleh kekalahan di final sehingga belum mampu merespons sapaan dari orang nomor satu di FIFA itu.

Sebagian lainnya berspekulasi bahwa keheningan Messi berkaitan dengan rasa kecewanya terhadap jalannya pertandingan. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Messi yang mengaitkan gestur tersebut dengan keputusan wasit pada laga final.

Pada pertandingan tersebut, Argentina memang harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada penghujung babak perpanjangan waktu.

Baca Juga: Legenda Real Madrid Murka! Argentina Disebut Main Kasar dan Memalukan di Final Piala Dunia 2026

Kekalahan itu juga mengubur ambisi Argentina menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962.

Bagi Messi, hasil tersebut menjadi akhir yang pahit setelah kembali membawa Argentina melaju hingga partai puncak. Di usia 39 tahun, ia tetap menjadi sosok sentral dalam perjalanan Albiceleste sepanjang turnamen.

Meski gagal mengangkat trofi untuk kedua kalinya secara beruntun, penampilan Messi sepanjang Piala Dunia 2026 tetap mendapat apresiasi. Namun, ekspresi dingin saat melewati Gianni Infantino di podium penghormatan kini menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan setelah final usai.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: