Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Profil Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Gantikan Nanik S Deyang Pimpin BGN

        Profil Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Gantikan Nanik S Deyang Pimpin BGN Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Nama Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, menjadi perbincangan hangat publik setelah diisukan bakal mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sosok yang akrab disapa Mas Dar ini diproyeksikan menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari posisi ketua lembaga tersebut lantaran harus fokus menjalani pengobatan kesehatan.

        Isu pengangkatan politisi muda tersebut dinilai sangat strategis mengingat program pemenuhan gizi nasional membutuhkan sinergi kuat dengan sektor produksi pangan. Pengalaman Sudaryono di Kementerian Pertanian dipandang mampu mempercepat eksekusi program unggulan pemerintah, termasuk penyediaan bahan pangan lokal bergizi.

        Merujuk pada situs resminya di sudaryono.id, pria kelahiran Grobogan pada 23 Januari 1985 ini mengawali perjalanan hidupnya dari keluarga petani yang sederhana. Tumbuh sebagai anak tunggal dari pasangan Yahyo dan Suwarni di Dukuh Mangunrejo, ia telah ditempa dengan nilai kedisiplinan serta ketekunan sejak masa kecil.

        Perjalanan akademisnya terbilang sangat cemerlang usai menuntaskan pendidikan menengah di sekolah unggulan, SMA Taruna Nusantara. Berkat kecerdasannya, ia meraih beasiswa untuk menempuh studi Teknik Mesin di National Defense Academy (NDA) Jepang hingga lulus pada 2009.

        Tak berhenti di bidang teknik, Mas Dar melanjutkan pendidikan magister bisnis di Swiss German University hingga meraih gelar MBA pada 2018. Dahaga akademisnya kemudian diganjar dengan gelar Doktor di bidang keuangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 2023.

        Sebelum terjun ke birokrasi pemerintahan, Sudaryono telah menorehkan rekam jejak panjang sebagai eksekutif di ranah bisnis swasta dan media. 

        Ia tercatat pernah menduduki posisi Corporate Secretary di Nusantara Energy, pimpinan PT Nusantara Telematics System, serta CEO Garuda TV.

        Karakter kepemimpinannya semakin terasah melalui keterlibatannya yang aktif di berbagai organisasi ekonomi kerakyatan dan sektor pertanian. Saat ini, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

        Kapasitas manajerialnya di bidang pangan juga tecermin dari kepercayaan strategis yang diberikan pemerintah di lingkungan BUMN. Sudaryono dipercaya memegang posisi penting sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog sekaligus Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC).

        Di panggung politik, mantan asisten pribadi Prabowo Subianto ini dipercaya mengemban jabatan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah hingga akhirnya dilantik sebagai Wamentan RI. Sepanjang kiprahnya di Kementerian Pertanian, ia konsisten mendorong efisiensi rantai pasok demi memperkuat kemandirian pangan nasional.

        Berbekal latar belakang anak petani, pendidikan internasional, dan pengalaman manajerial yang matang, Sudaryono dinilai sosok yang tepat memimpin BGN. Kehadirannya di Badan Gizi Nasional diharapkan mampu membawa terobosan nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan dan gizi generasi masa depan Indonesia.

        Baca Juga: Sudaryono Tinggalkan Kursi Wamentan usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN

        Baca Juga: Resmi! Wamentan Sudaryono Ditunjuk Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional

        Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Sudaryono tidak akan merangkap jabatan setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dengan demikian, Sudaryono akan melepaskan posisinya sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).

        "Tidak, rencananya tidak merangkap jabatan," kata Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/7/2026).

        Prasetyo menjelaskan, Presiden menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN setelah kepala lembaga tersebut mengajukan pengunduran diri. Menurutnya, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan pengalaman Sudaryono yang telah mengikuti penyusunan konsep Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Muhammad Farhan Shatry
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: