Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gelombang Panas Ekstrem Mengancam, Suhu Bisa Tembus 40 Derajat Celsius Siaga Heatstroke

        Gelombang Panas Ekstrem Mengancam, Suhu Bisa Tembus 40 Derajat Celsius Siaga Heatstroke Kredit Foto: Unsplash/Dapo Oni
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperingatkan bahwa suhu panas ekstrem diperkirakan kembali menerjang sebagian besar wilayah Jepang pada Rabu (22/7/2026).

        Peringatan sengatan panas (heatstroke) diterbitkan untuk 41 dari 47 prefektur, membentang dari wilayah Tohoku hingga Okinawa.

        JMA memperkirakan suhu udara terus melonjak ke level berbahaya setelah sehari sebelumnya sempat menembus 40 derajat Celsius di Prefektur Gifu dan Aichi, Jepang Tengah.

        Pada puncak siang hari, suhu maksimal diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius di Kota Kumagaya dan Nagoya. Kota Maebashi, Saitama, Kofu, dan Gifu diproyeksikan menyentuh 39 derajat Celsius.

        Sementara itu, suhu di Kyoto, Takamatsu, Okayama, dan Hita diperkirakan berada di kisaran 38 derajat Celsius. Adapun pusat Kota Tokyo dan Osaka diprediksi mencapai 37 derajat Celsius.

        Lonjakan suhu tersebut telah memicu krisis kesehatan masyarakat. Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo melaporkan sebanyak 287 warga berusia 3 hingga 103 tahun harus dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (21/7/2026) akibat dugaan heatstroke.

        Otoritas terkait mengimbau warga untuk:

        • Menggunakan pendingin ruangan (AC) secara bijak.
        • Mengonsumsi air dan asupan garam yang cukup.
        • Membatasi aktivitas di luar ruangan dalam durasi panjang.
        • Potensi Cuaca Buruk di Wilayah Tohoku

        Selain gelombang panas, JMA juga memperingatkan adanya kondisi atmosfer yang tidak stabil di wilayah timur laut Jepang. Udara lembap yang masuk ke dalam front cuaca berpotensi memicu hujan lebat disertai petir di wilayah Tohoku.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: