Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kepala BGN Sudaryono Larang SPPG Pakai Gas 3Kg dan Minyakita hingga Beras Subsidi

        Kepala BGN Sudaryono Larang SPPG Pakai Gas 3Kg dan Minyakita hingga Beras Subsidi Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara tegas melarang seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggunakan barang-barang bersubsidi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

        Larangan tersebut mencakup penggunaan gas LPG 3 kilogram (gas melon), Minyakita, hingga beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

        Sudaryono juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke BGN jika menemukan dapur MBG yang masih nekat menggunakan bahan bersubsidi tersebut.

        "Tidak boleh ya! Tidak boleh masak untuk MBG memakai Minyak Kita, tidak boleh memakai gas melon 3 kilo, dan tidak boleh memakai beras SPHP. Tidak boleh!" tegas Sudaryono dalam jumpa pers di Kantor BGN, Jakarta, Senin (27/7/2026).

        Mantan Wakil Menteri Pertanian itu menjelaskan, seluruh kebutuhan pokok untuk program ini wajib dibeli sesuai dengan harga acuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

        Kebijakan ini diberitakukan bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan para petani dan peternak mendapatkan harga yang layak atas hasil produksi mereka.

        Menurut Sudaryono, program MBG turut berfungsi sebagai stabilisator pasokan dan harga di tingkat produsen. Oleh karena itu, setiap kepala dapur SPPG dilarang menekan harga di tingkat bawah.

        "Maka Kepala Dapur harus membeli telur bukan kemudian di harga Rp12.000 sampai Rp15.000, tetapi harus membeli telur sesuai harga acuan pemerintah. Tujuannya untuk memastikan stabilisasi harga sehingga peternak tidak dirugikan," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: