Kredit Foto: BPMI
Praktisi intelijen Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak akan maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2029.
Menurut Radjasa, Prabowo justru akan mendorong Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Nah, yang sekarang menjadi upaya Prabowo adalah bagaimana mengemas Teddy untuk mendampingi Gibran menjadi wapres," ungkapnya dalam kanal YouTube 2045 TV, dikutip Selasa (28/7).
Ia menilai skenario tersebut merupakan langkah antisipasi Prabowo untuk mengamankan posisinya setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
"Dan ini juga menjadi backupnya Prabowo juga nanti di kemudian hari," imbuhnya.
Meski demikian, sejumlah pihak memprediksi Prabowo masih akan kembali maju sebagai calon presiden petahana pada Pilpres 2029.
Baca Juga: Ironi Prabowo: Gencar Bikin Lembaga Baru, Tapi Tak Bisa Ganti Kapolri hingga Jaksa Agung
Kepastian ini didasarkan pada sikap resmi internal Partai Gerindra serta dukungan awal yang solid dari partai-partai koalisi pemerintahan. Gerindra melalui keputusan struktural dan amanat kongres telah menetapkan secara tegas bahwa mereka mengusung kembali Prabowo Subianto untuk menjabat selama dua periode.
Sejumlah partai besar seperti PAN, PKB, hingga NasDem dilaporkan menyambut positif wacana dua periode tersebut. Dukungan tersirat juga muncul dari mantan Presiden Jokowi yang dalam beberapa kesempatan menyatakan bahwa pemerintahan Prabowo layak dilanjutkan hingga periode kedua demi menjaga kesinambungan program pembangunan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: